Jumat, 10 April 2026

Terkini Daerah

Si Jago Merah Berkobar 12 Jam Habiskan Tangki Isi Pertalite, Pertamina Jamin Stok BBM Aman

Senin, 15 November 2021 11:43 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Si jago merah yang menyasar tangki 36T102 berisi Pertalite di kilang Pertamina, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/11) malam sudah berhasil dipadamkan.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyebut pemadaman api secara total berhasil dilakukan pada Minggu (14/11) pagi sekitar pukul 07.45 WIB.

Dari pantauan yang dilakukannya di Pertamina Integrated Command Centre, Nicke mengungkap api yang awalnya tersulut pukul 19.15 WIB sebenarnya sempat dipadamkan pada 23.05 WIB.

Namun 80 menit berselang api kembali berkobar dan baru benar-benar berhasil dipadamkan keesokan harinya.

Jika dihitung, api berkobar selama 12 jam 10 menit.

”Semalam sebetulnya jam 23.05 itu api sudah berhasil dipadamkan, sempat padam sekitar 80 menit, tapi kemudian form terbuka dan ada api yang kedua," ujar Nicke dalam konferensi pers yang digelar Pertamina pada Minggu (14/11).

Nicke menyebut insiden kebakaran itu hanya membuat satu dari 228 tangki yang berada di Cilacap terbakar.

Baca: Kebakaran Kilang Minyak di Cilacap Dinyatakan Aman, Pengungsi Seluruhnya Sudah Kembali ke Rumah

Baca: Hujan Abu Selimuti Lingkungan Kilang Pertamina Cilacap, Tinggalkan Bercak Hitam di Mobil Warga

Karenanya, kilang tersebut dipastikan masih tetap dapat beroperasi dan tidak ada penghentian sementara (shut down).

Berdasarkan pengecekan semalam, Nicke juga memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji aman, dan tidak terpengaruh akibat kebakaran ini.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan pembelian besar-besaran hingga menimbun BBM dan elpiji.

"Jadi mohon tidak ada panic buying karena stok sangat aman. Malah beberapa produk di atas standar minimum. Jadi ini sudah melebihi standar stoknya, sudah sangat aman," ucapnya.

Hal senada dikatakan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution.

Ia membenarkan ketersediaan stok BBM dan elpiji sangatlah baik.

Premium disebutnya memiliki stok 27 hari ke depan, Pertamax 15 hari, Pertalite di atas 10 hari, Solar 20 hari, Avtur 35 hari, Pertamax Turbo 50 hari, serta Elpiji 12,7 hari.

"Dengan demikian kami sampaikan masyarakat tidak perlu khawatir, pendistribusian bbm dan elpiji berlangsung seperti biasanya. Baik di daerah Jawa Tengah maupun sebagian Jawa Barat yang merupakan cover area dari kilang Cilacap," kata Alfian.

Baca: Pertamina Pastikan Kilang Cilacap Beroperasi Normal seusai Insiden Kebakaran

Sementara itu Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menyayangkan insiden kebakaran yang terjadi di kilang Pertamina di Cilacap itu.

Eddy meminta semua pihak terutama Pertamina untuk menahan diri memberikan komentar penyebab dari kebakaran tersebut.

Apalagi jika dikaitkan dengan kejadian petir yang menyambar, Eddy mempertanyakan mengapa sambaran petir di hari atau bulan sebelumnya tak menyebabkan kebakaran serupa.

"Kami ingin melihat dilaksanakan investigasi menyeluruh, baik di internal Pertamina maupun pihak berwajib aparat penegak hukum untuk melihat secara tuntas dan secara akurat, faktual, apa yang menjadi penyebab," kata Eddy. "Jadi kami meminta semua pihak terutama Pertamina menahan diri memberikan komentar sebelum adanya investigasi yang tuntas supaya tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat tentang asal usul dan penyebab kebakaran tersebut," imbuhnya.

Sementara anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyoroti kebakaran ini adalah yang ketiga kalinya terjadi di tangki Pertamina.

Oleh karenanya, Andre meminta harus ada evaluasi dan audit menyeluruh dari Pertamina terkait kualitas tangki dan kilang. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Api Berkobar 12 Jam 10 Menit Habiskan Tangki Isi Pertalite di Cilacap, Pertamina Jamin Stok BBM Aman

#Kebakaran di Kilang Minyak Pertamina Cilacap #tangki kilang minyak #kebakaran kilang minyak cilacap #Bahan Bakar Minyak (BBM)

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved