Mancanegara

Ingin Jadikan Sup, Ular Kobra yang Sudah Dipenggal Justru Patuk Seorang Koki di China hingga Tewas

Jumat, 12 November 2021 18:33 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - Traveler, Ular Kobra memang dikenal dengan keganasannya. Bahkan baru-baru ini kematian akibat ular kobra kembali terjadi.

Kali ini seorang koki asal Foshan, Guangdong, China, Peng Fan meninggal dunia akibat dipatuk ular kobra yang sudah ia penggal kepalanya.

Peristiwa ini terjadi pada September 2021.

Dikutip dari TribunJateng.com, sekitar 20 menit seusai sang koki memenggal kepala kobra, ia mengambil daging ular tersebut untuk dijadikan sop.

Namun tiba-tiba ular kobra tersebut menggigitnya.

Seorang saksi bernama Lin Sun mengungkapkan, seketika pihak restoran langsung memanggil dokter, namun naas Peng Fan meninggal 30 menit setelah digigit ular kobra.

Baca: Remaja Perempuan Dengar Desisan Ular Kobra di Bawah Meja Belajarnya, Sempat Mengira Suara Tikus

"Kami sedang berada di restoran untuk makan. Pihak restoran telah memanggil dokter. Tapi nyawa Koki meninggal setengah jam setengah jam saat medis datang" tutur seorang pengunjung restoran Lin Sun (44).

Pasalnya, ular kobra yang menggigit usai dipenggal bukan hanya terjadi kali ini saja.

Pada tahun 2014, hal serupa terjadi pada seorang pria Australia yang terkena gigitan ular kobra usai dipenggal 45 menit sebelumnya.

Lalu pada tahun 2007, seorang pria di Washington, Amerika Serikat pun mengalami nasib yang sama, ia digigit oleh kepala ular yang baru saja dipenggalnya menggunakan sekop.

Namun, beruntung kedua pria tersebut masih bisa diselamatkan.

Profesor biologi di University of Cincinnati, Bruce Jayne, berkata kepada National Geographic, pada Kamis (7/6/2018) bahwa sistem saraf ular bisa merespons stimulus tanpa membutuhkan otak untuk mengirim sinyal.

Sehingga kepala ular masih bisa mempertahankan refleks untuk menggigit berjam-jam setelah terpenggal.

Baca: Pemuda di DIY Tewas Dipatuk Ular Kobra Peliharaanya, Korban Sempat Pergi Sendiri ke Puskesmas

Seorang dokter bernama Leslie Boyer mengatakan, dalam waktu yang lama, bagian kepala dari ular derik yang sudah dipenggal masih bisa berfungsi, termasuk kelenjar bisanya.

Bahkan bagian tubuh pun juga masih bisa bergerak usai dipenggal.

Berbeda dengan mamalia, ular tak membutuhkan banyak energi untuk menjaga temperatur tubuh mereka secara internal dan menghidupkan otak.

Oleh sebab itu, ular masih bisa menggigit meski sudah dipenggal.

Bahkan mungkin ular tidak sadar bahwa tubuh dan kepalanya sudah terpisah.

Namun, ular tetap merasakan sakit dan berusaha untuk melindungi dirinya dengan menggigit.

(Tribun-Video.com/TribunJateng.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Koki Tewas Dipatuk Kobra yang Sudah Mati Dipenggal 20 Menit Sebelumnya

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Ariska Nur Choirina
Video Production: Pamungkas Devi
Sumber: Tribun Jateng

Tags
   #Sup   #koki   #China   #ular kobra
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved