Terkini Daerah
Polisi Sebut Tak Percaya Begitu Saja soal Oknum Banpol yang Dibicarakan Danu, Sebut Fakta Lain
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati
TRIBUN-VIDEO.COM, SUBANG - Pengakuan saksi kunci kasus Subang, Muhammad Ramdanu atau Danu tak sepenuhnya menjadi bahan pertimbangan penyidik.
Terutama adalah pengakuan Danu mengenai sosok oknum Banpol U yang disebut memintanya membersihkan bak mandi Tempat Kejadian Perkara atau TKP pembunuhan ibu dan anak di subang.
Danu sebelumnya mengakui telah memasuki TKP kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang itu atas perintah seorang oknum Banpol lantas membersihkan bak mandi yang masih berceceran darah kedua korban.
Bahkan, saat membersihkan bak mandi tersebut, Danu mengaku menemukan pisau cutter dan gunting yang kemudian diminta Banpol untuk dia simpan.
Baca: Polisi Tak Langsung Percaya soal Banpol Minta Bersihkan TKP Kasus Subang, Sebut Danu Mulai Panik
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, setiap informasi terkait penyelidikan kasus di Subang harus dapat dipertanggung jawabkan.
"Kita tetap percaya pada proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Subang," ujar Erdi A Chaniago saat dihubungi, Selasa (9/11/2021).
Menurut dia, informasi terkait dugaan Banpol yang menyuruh Danu masuk ke TKP tak sepenuhnya dapat dipegang.
Informasi resmi mengenai penyidikan murni hanya dari penyidik.
"Informasi-informasi tersebut selayaknya harus dari informasi resmi dari penyidik, ini kan dari beberapa saksi yang mungkin sudah mengarah pada seseorang yang menimbulkan kepanikan sehingga yang bersangkutan bercerita tanpa bisa dibuktikan," katanya.
Baca: Ayah Danu Diperiksa Penyidik, Ditanyai Soal Sosok dan Keseharian hingga Kepribadian Sang Anak
Pihaknya menegaskan tetap berpedoman pada hasil penyidikan yang dilakukan oleh Polres Subang berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, saksi, olah TKP hingga hasil autopsi.
"Jadi, tidak usah mendengar hal lain dari Banpol atau yang lain, itu keterangan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan," ucapnya.
Pihaknya menegaskan, lokasi kejadian merupakan ranah penyidik.
Kebijakan membuka atau menutup area pun, kata dia, merupakan kewenangan dari penyidik.
"Enggak ada. TKP itu dibuka dan ditutup oleh petugas. Jadi, tidak ada Banpol untuk membuka-buka itu, tidak ada," ujar Erdi. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul KASUS SUBANG Mengapa Polisi Tak Percaya Begitu Saja soal Banpol U? Polisi Sebut Danu Mulai Panik
Live Tribunnews Update
Pengakuan Tersangka Pembunuhan di Diskotek Palembang: Sempat Dikeroyok Korban & Rekan-rekannya
Jumat, 27 Maret 2026
Tribunnews Update
2 Pembunuh WNA Jasadnya Dicor & Dibuang ke Cilacap Diciduk, Dipicu Cemburu Korban Suka Pacar Pelaku
Jumat, 27 Maret 2026
Tribunnews Update
Kronologi WN Singapura Tewas Dibunuh di Sukabumi, Jasad Dicor Semen lalu Dibuang ke Sungai Cilacap
Jumat, 27 Maret 2026
LIVE UPDATE
Pengakuan Keji Pembunuh Dokter di Gayo Lues, Jual Harta Korban Habis untuk Judol hingga Dilecehkan
Jumat, 27 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.