Terkini Daerah
Pemerintah Daerah Nunukan Telah Resmi Launching KOMPAK dan Menjadikan Pegawai Jadi Sasaran Utama
TRIBUN-VIDEO.COM, NUNUKAN - Pulihkan ekonomi masyarakat, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nunukan, launching KOMPAK (Kolaborasi Pengembangan Produk Unggulan Daerah).
Kepala Bidang Ekonomi Dinas Bappeda Nunukan, Marselinus Bin Hendrikus, mengatakan KOMPAK hadir untuk memperkenalkan produk unggulan daerah yang dirangkaikan dengan gerakan belanja bersama.
Gerakan belanja bersama ini melibatkan ASN (Aparatur Sipil Negara), BUMN, BUMD, dan instansi vertikal lainnya.
Diketahui, pagi tadi Bupati Nunukan Asmin Laura resmi melaunching KOMPAK di Alun-alun Nunukan.
"KOMPAK ini merupakan implementasi dari aksi perubahan yang dilakukan melalui diklat, pelatihan dan diwujudkan dalam gerakan belanja bersama. Ini selaras dengan tema HUT ke-22 Kabupaten Nunukan yaitu Bangkit Bersama Pulihkan Ekonomi," kata Marselinus Bin Hendrikus kepada TribunKaltara.com, Minggu (07/11/2021), pukul 13.00 Wita.
Pria yang akrab disapa Marsel itu menuturkan, dalam gerakan belanja bersama ini sasaran utamanya adalah pegawai baik ASN, BUMN, BUMD, dan instansi vertikal lainnya.
Alasan Marsel menjadikan pegawai sebagai sasaran utama, lantaran memiliki penghasilan yang tetap setiap bulannya.
"Pegawai punya penghasilan tetap tiap bulan, sehingga bisa belanjakan uangnya. Dengan begitu mereka ikut menggerakkan ekonomi masyarakat di Nunukan," ucap Marsel yang juga reformer aksi perubahan dalam diklat kepemimpinan LAN RI.
Baca: Pasar Tani di Nunukan Kini Kembali Diaktifkan, Kadispertanak Nunukan Jelaskan Ini untuk Masyarakat
Baca: Polda Kaltara Sebut AKBP SA Segera Dimutasi dan Kapolri akan Terbitkan Telegram sebagai Pelantikan
Lebih lanjut Marsel sampaikan dalam menggerakkan roda ekonomi perlu ada kolaborasi dari berbagai pihak. Utamanya para pegawai di lingkungan Pemda Nunukan.
"Seperti orkestra banyak pelakunya, musiknya juga bermacam-macam tapi harmoninya bisa jadi satu lagu yang indah. Artinya dari berbagai pihak dan kepentingan bisa wujudkan suatu produk unggulan di daerah yang punya nilai ekonomi bagi masyarakat Nunukan," ujarnya.
Dia berharap setelah dilaunching hari ini, gerakan belanja bersama akan menjadi kegiatan kolaborasi setiap bulannya.
Dengan begitu kata Marsel, geliat ekonomi masyarakat Nunukan bisa terus tumbuh dengan baik.
"Embrionya sudah ada pasar tani namanya. Produk yang dijual bermacam-macam, mulai hasil perkebunan, produk UMKM dan ekonomi kreatif. Ini baru pertama di launching. Tadi kegiatannya senam bersama dilanjutkan dengan pasar tani," tuturnya.
Mengenai harga jual, beber Marsel masih bisa terjangkau oleh masyarakat Nunukan.
"Ke depan kita kasi potongan harga biar menarik minat masyarakat untuk berbelanja, terutama pegawai," ungkapnya. (*)
Sumber: Tribun Kaltara
TRIBUNNEWS UPDATE
Pemerintah Minta Karyawan BUMN-Swasta WFH 1 Hari dalam Sepekan, Tanpa Potong Gaji & Cuti Tahunan
Rabu, 1 April 2026
LIVE UPDATE
Ribuan Pemudik Padati Pelabuhan Tunon Taka Kaltara, 1.097 Penumpang Diangkut KM Lambelu dari Nunukan
Kamis, 26 Maret 2026
Saksi Kata
Tak Tahan, Sakinah Bongkar Dugaan Kekerasan Psikologis yang Dialami Ibunya oleh Oknum Kepala Sekolah
Rabu, 25 Maret 2026
LIVE UPDATE
Diguyur Hujan Deras sejak Pagi, Warga Muhammadiyah di Nunukan Tetap Khusyuk Salat Idul Fitri
Jumat, 20 Maret 2026
Nasional
Komitmen Lakukan Pembersihan, Presiden Prabowo Sebut BUMN Kebobolan Terbesar Bangsa
Jumat, 20 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.