Minggu, 19 April 2026

Terkini Daerah

Sosok Oknum Banpol yang Suruh Danu Terobos Garis Polisi Kasus Subang Masih Misterius,Ini Kata Polisi

Kamis, 4 November 2021 16:06 WIB
Tribun Jabar

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUN-VIDEO.COM, BANDUNG - Muhammad Ramdanu alias Danu, saksi kunci kasus Subang masih dimintai keterangan oleh polisi terkait perampasan nyawa ibu dan anak di Subang, 18 Agustus 2021.

Danu merupakan salah satu saksi yang kerap dimintai keterangan oleh polisi selain Yosef Hidayah dan istrinya, Mimin Mintarsih.

Pada Rabu (3/11/2021) kemarin, Danu diperiksa selama 5 jam oleh penyidik di Satreskrim Polres Subang.

Dalam dua pemeriksaan terakhir, Danu dimintai keterangan oleh polisi selama total 8 jam.

Menurut kuasa hukum Danu, Achmad Taufan materi pertanyaan masih seputar dini hari sebelum penemuan mayat Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu serta mengenai dia masuk ke TKP dan membersihkan bak mandi.

Sebelumnya Danu bersaksi bahwa dia membersihkan bak mandi di Tempat Kejadian Perkara di Dusun Ciseuti yang tak lain rumah Tuti.

Danu mengaku diminta seorang Banpol untuk membersihkan bak mandi, sehari setelah penemuan mayat Tuti dan Amalia

Danu juga mengaku memfoto Banpol tersebut.

Baca: Kuasa Hukum Danu Ungkap Sederet Hal Janggal soal Sosok Banpol yang Hanya Menuju Kamar Mandi di TKP

Lalu, dimana foto Banpol yang dimaksud Danu?

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.

Ia menambahkan, ada keterangan saksi dalam kasus Subang ini yang kerap berubah-ubah.

"Jadi, dalam pemeriksaan yang dilakukan Polres Subang tetap dilakukan, masih tetap dilanjutkan karena ada beberapa informasi yang berubah-ubah dari keterangan-keterangan saksi," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago, saat ditemui di Jalan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (2/11/2021).

Erdi menambahkan, hal ini kemungkinan karena saksi tidak fokus dalam melihat suatu kejadian.

Sehingga kerap berubah-ubah saat dimintai informasi oleh penyidik.

"Ada kalanya dia (saksi) melihat sesuatu yang ternyata tidak fokus, misalnya dia melihat ada helm, helm ini dikatakan warna apa dan sebagainya. Nah, ini masih ditanyakan, ini salah satu contoh saja," ujarnya.

Informasi yang berubah-ubah itu, kata dia, harus disesuaikan kembali dengan petunjuk-petunjuk yang telah didapatkan penyidik.

"Misalnya melihat ada beberapa kendaraan yang lewat. Nah, kendaraan ini kan tentu harus disesuaikan dengan petunjuk-petunjuk, jadi kita enggak boleh bergegabah dalam menentukan petunjuk-petunjuk maupun bukti-bukti yang diberikan oleh saksi dalam keterangannya," ucapnya.

Terkait kesaksian Muhammad Ramdhanu (21) keponakan korban Tuti, yang mengaku diminta oknum bantuan polisi (Banpol) masuk ke dalam TKP atau rumah korban, Erdi mengatakan saat ini polisi fokus pada hasil penyelidikan, temuan-temuan petunjuk yang sudah didapatkan oleh penyidik.

"Keterangan seperti itu, silakan saja yang bersangkutan menyampaikan, tapi kita berpedoman dan kita fokus dalam pembuktian adalah alat atau petunjuk yang dicari dan didapatkan penyidik," katanya.

Polisi belum mau mengatakan soal oknum banpol yang dimaksud Danu.

Sementara saat disinggung soal temuan baru dalam kasus tersebut, pihaknya belum dapat menginformasikan kepada publik.

"Mungkin ada, tetapi ini masih konsumsi penyidk, jadi kita berharap masyarakat tetap bersabar kita menunggu hasil dari rangkaian penyelidkannya mudah-mudahan dalam dekat ini penyidik sudah menemukan alat dan petunjuk serta bukti yang ada kesesuaian dengan tersangka," katanya.

Sampai saat ini, Kamis (4/11/2021) memang belum ada komentar dari polisi mengenai oknum banpol yang dimaksud Danu.

Pihak Danu mengklaim mereka memiliki foto oknum Banpol tersebut.

Namun foto itu tak ditunjukkan ke publik.

Baca: Kuasa Hukum Duga Olah TKP Belum Selesai saat Oknum Banpol dan Danu Masuk ke TKP Pembunuhan di Subang

Tak Keluar Pada Dini Hari Kejadian

Sebagian keterangan Danu memang kerap berubah-ubah.

Misalnya saja soal keluar jam tiga dini hari di hari kejadian.

Di rumah korban ia melihat dua orang di TKP pada dini hari kejadian perampasan nyawa Tuti dan Amalia.

Polisi kemudian meminta orangtua Danu turut hadir saat pemeriksaan.

Terkait pemeriksaan itu, Kades Jalancagak menjelaskan Danu diperiksa bersama kedua orangtuanya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Mana Foto Oknum Banpol yang Disebut Dipotret Danu? Polisi Belum Bersuara soal Sosok Banpol Tersebut

Sumber: Tribun Jabar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved