Terkini Daerah
Ratusan Rumah Terendam, Banjir di Tanjung Morawa Masih Setinggi 1,2 Meter
TRIBUN-MEDAN.COM, DELISERDANG - Ratusan rumah di komplek Taman Sari Baru, Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang masih terendam banjir, Rabu (3/11/2021).
Terhitung sudah dua hari lamanya komplek perumahan ini kebanjiran.
Hingga Rabu siang, ada beberapa rumah yang masih terendam air dengan ketinggian 1,2 meter.
Ratusan warga pun sudah mengungsi di tenda pengungsian karena rumahnya sudah tidak bisa ditinggali.
Beberapa barang perabotan rumah tangga juga banyak yang sudah ikut terendam.
Karena sudah bertahun-tahun mengalami kebanjiran, warga meminta agar ada penanganan cepat dari pemerintah daerah.
"Air masih sepinggang di rumah ku, ya kalau warga ini berharap maunya sungai yang ada dekat sini dinormalisasi sebagai mana mestinya.
Para ahli lah yang tau itu karena sering kami kebanjiran. Kalau sudah bagus sungainya tentu tidak seperti ini kondisinya," ucap Hendri salah satu warga.
Beberapa warga yang diwawancarai terlihat pesimis terkait penanganan banjir yang akan dilakukan pemerintah kedepannya.
Hal itu lantaran peristiwa banjir yang mereka alami bukan baru kali ini, namun sudah sejak dari dulu.
Tiwi, warga yang memiliki bayi mengaku kerepotan dengan kondisi ini.
"Anak dua, kami tinggalnya di pengungsian lah. Rumah masih setinggi dada airnya. Harapan kami apalah (jenuh karena sudah sering banjir)," kata Tiwi.
Baca: Puluhan Rumah di Titi Kuning Medan Terendam Banjir Sudah Berlangsung Tiga Hari dan Air Belum Surut
Baca: Ratusan Rumah di Tanjung Morawa Terndam Banjir Setinggi 1 Meter, Dinas Kesehatan Dirikan Posko
Kepala Desa Bangun Sari Baru, Sumber Edi Susiswo menyebut untuk di komplek perumahan ini ada sekitar 400 rumah yang kebanjiran.
Diakuinya, jika ketinggian air sebenarnya sudah turun dibanding satu hari sebelumnya.
Ia berpendapat kalau kondisi ini terjadi karena cuaca ekstrem dan sering terjadi hujan.
"Kemarin ada rumah yang terendam sampai 1,4 meter airnya. Sekarang udah turun tapi sedikit saja sudah 1,2 meter.
Tahun 2019 pun banjir juga ini dan lebih parah lagi. Kalau kondisi sungai di sini sudah dinormalisasi sebenarnya cuma nggak tau di daerah yang lain,"kata Sumber Edi.
Para warga berharap agar masalah banjir yang terjadi di perumahan ini bisa menjadi perhatian khusus Bupati Ashari Tambunan.
Banyak warga yang berharap sebelum akhir masa jabatannya nanti persoalan banjir yang ada di komplek perumahan ini sudah bisa ditangani dan tidak akan terjadi lagi.
Walaupun kawasan perumahan adalah kawasan dataran rendah namun masih banyak warga yang yakin kalau penanganan banjir bisa ditangani kalau punya niat yang tinggi. (dra/tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Banjir di Tanjungmorawa Masih Tinggi, Ratusan Rumah Terendam
Sumber: Tribun Medan
Tribunnews Update
Diguyur Hujan Deras, Longsor & Banjir Terjang Wilayah Sumedang hingga Akses Jalan Utama Lumpuh
6 hari lalu
Internasional
Serangan Iran Bikin Tel Aviv Banjir Limbah, Rudal Hantam Sistem Pembuangan Air Kota, Warga Panik
Selasa, 7 April 2026
LIVE UPDATE
Imbas Hujan Ekstrem di Kota Bengkulu, Tercatat 8 Kecamatan Terendam Banjir: 10.868 Jiwa Terdampak
Selasa, 7 April 2026
LIVE UPDATE
Angin Puting Beliung Terjang Kampung Wih Pesam Bener Meriah, Cuaca Ekstrem Rusak 5 Rumah Warga
Selasa, 7 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.