Minggu, 10 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Sosok Istri Siri Sultan Pontianak Tanaya Ahmad yang Dilantik Jadi Maha Ratu, Ternyata Selebgram Muda

Selasa, 2 November 2021 22:49 WIB
Kompas TV

TRIBUN-VIDEO.COM - Kisruh rumah tangga antara Sultan Pontianak dengan sang istri sah menjadi tontonan publik.

Pasalnya, sang sultan melantik istri sirinya hingga istri sah diusir dari istana saat pelantikan berlangsung.

Lantas siapa sosok istri siri sultan Pontianak tersebut?

Dikutip dari KompasTV, istri pertama Sultan IX Kesultanan Kadariah Pontianak PYM Syarif Machmud Melvin yakni Maha Ratu Mas Mahkota Sati Nina Widiastuti atau yang dikenal dengan Ratu Nina, mengamuk dan menolak sosok Tanaya Ahmad menjadi Maha Ratu.

Pasalnya, menurut Ratu Nina, Tanaya Ahmad hanyalah istri siri.

Diketahui, penobatan Tanaya Ahmad sebagai Maha Ratu Suri Mahkota Agung Kesultanan Pontianak berlangsung pada Minggu (31/10/2021).

Penobatan itu dilakukan di Istana Keraton Kadariah Pontianak Jalan Tanjung Raya 1, Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur.

Diketahui, Tanaya Ahmad adalah seorang selebgram dan juga Youtubers.

Gadis yang diketahui baru berusia 23 tahun ini mempunyai nama lengkap Syecha Tanaya Ahmad Alkhalid.

Di akun Instagramnya, Tanaya Ahmad memiliki pengikut sampai 36,4 ribu orang.

Ia juga menyebut dalam keterangan bio menjadi brand ambassador dari sejumlah produk.

Seperti produk kecantikan dan juga toko ponsel.

Baca: Ratu Kesultanan Pontianak Diusir dari Istana saat Istri Siri Dilantik Jadi Maha Ratu: Saya Istri Sah

Baca: Oplos Softdrink dengan Etanol Bekas Obat Kulit, 3 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pontianak Keracunan

Di akun Youtube miliknya, Tanaya bahkan tak segan membagikan potret kebersamaannya dengan sang suami yakni Sultan Syarif Machmud Melvin.

Ia juga membagikan bagaimana aktivitasnya menjadi istri seorang sultan.

Diketahui sebelumnya, Dalam video yang beredar, terlihat Ratu Nina diseret keluar dari lokasi acara penobatan tanpa ada satupun pihak yang menolong kecuali kedua putrinya.

Ratu Nina menuturkan, dirinya tak terima Tanaya Ahmad dinobatkan menjadi Maha Ratu.

“Saya masih istri sah dan saya tidak terima dia (Tanaya) akan dinobatkan. Karena saya masih istri sahnya Sultan," kata Ratu Nina dalam sebuah video viral di media sosial.

Ia juga menuturkan bahwa hanya istri sah yang diperbolehkan mendapat gelar Maha Ratu.

"Jadi, saya masih istri sah. Karena yang harus dinobatkan itu adalah istri sah dari seorang Sultan. Istri sah baru bisa mendapat gelar,” lanjutnya.

Saat menyampaikan pendapat, Ratu Nina justru mendapatkan tindak kekerasan dari para pengawal kesultanan.

Saat diseret untuk keluar ruangan, Ratu Nina berkali-kali menyatakan penolakannya.

"Tidak bisa, tidak bisa, penobatan ini tidak sah," ucap Ratu Nina.

Bahkan diakui Ratu Nina, Sultan tidak memberikan reaksi apapun.

terkait kejadian itu penasihat hukum Ratu Nina, Dewi Ari Purnamawati mengatakan bahwa pihaknya telah mendampingi korban untuk melaporkan ke Polresta Pontianak.

"Kami sudah membuat laporan, statusnya LP. Kami juga sudah jelaskan kronologis kejadian dan menyebutkan siapa-siapa saja pelakunya," terang Dewi.

Laporan itu juga sudah diterima oleh Polresta Pontianak.

Ratu Nina mengaku menderita memar setelah insiden tersebut.

"Dalam keterangan pelapor, pengawal juga menariknya hingga mengalami memar pada bagian lengan dan pergelangan pelapor," kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Indra Asrianto pada Senin (1/11/2021).

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di KompasTV dengan judul 'Tolak Penobatan Istri Siri Jadi Maha Ratu, Istri Sultan Pontianak Diseret Pengawal Keluar Ruangan'

# Tanaya Ahmad # Polresta Pontianak # Sultan Pontianak # Ratu Nina

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Nila
Sumber: Kompas TV

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved