Selasa, 2 Juni 2026

Terkini Daerah

Infeksi di Organ Pencernaan, Gajah 2 Ton di Pelalawan Mati seusai Alami Dehidrasi hingga Malnutrisi

Selasa, 2 November 2021 18:01 WIB
Tribun Pekanbaru

TRIBUN-VIDEO.COM - Seekor Gajah Sumatera (Elephas Maximus sumatranus) ditemukan mati di wilayah Bukit Apolo, Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Disampaikan Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) , Heru Sutmantoro, awalnya pada Rabu (27/10/2021) sekira pukul 15.00 WIB, Kepala Resort Air Hitam Bagan Limau (AHBL), Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menerima laporan dari masyarakat bahwa ada seekor gajah mati di Bukit Apolo.

Selanjutnya Kepala Resort melaporkan kepada Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang ditindak lanjuti dengan berkoordinasi dengan Balai BKSDA Riau untuk bersama-sama melakukan penanganan.

Baca: Berpacaran dan Lakukan Aksi Vandalisme di Taman Gajah Wong Yogyakarta, Kena Denda Rp 2 Juta

Selanjutnya, pada hari itu juga, tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, Balai TNTN, dan masyarakat menuju lokasi kejadian di Bukit Apolo.

Pada Kamis (28/10/2021) pagi, tim gabungan mulai melakukan nekropsi terhadap Gajah Sumatera yang mati tersebut .

Hasil nekropsi menunjukkan bahwa gajah tersebut berjenis kelamin betina, tinggi badan 2,17 M, berat badan 2 ton, tebal kulit perut 0,4 cm, tebal kulit punggung 1,2 cm.

“Dari ciri-ciri fisiknya, gajah tersebut adalah gajah sakit yang sudah dilakukan pengobatan (penanganan medis) pada hari Sabtu, 23 Oktober 2021 oleh Tim Medis Balai Besar KSDA Riau dan Balai TNTN di Desa Pontian Mekar, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu,” kata Heru secara tertulis, Selasa (2/10/2021)

Baca: Sakit dan Terluka, Gajah Berusia 30 Tahun yang Tersesat di Kebun Sawit Inhu Ditangani BBKSDA Riau

Dilanjutkannya, Gajah Sumatera tersebut diperkirakan mati pada Selasa pagi (26/10/2021) yang disebabkan infeksi organ pencernaan, malnutrisi dan dehidrasi.

“Dalam tindakan nekropsi tidak dilakukan mengambil sampel untuk pemeriksaan laboratorium dikarenakan semua organ dalam tubuh sudah rusak, sehingga seluruh organ dalam tubuh langsung dikuburkan,” ujar Heru lagi. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Seekor Gajah Betina Berat 2 Ton Ditemukan Mati di Pelalawan, Diduga Ini Penyebabnya

# Gajah Sumatera # malnutrisi #  Infeksi # Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) # BKSDA # Riau

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribun Pekanbaru

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved