TRIBUNNEWS UPDATE
Terungkap! Ternyata dari Sini Asal-usul Senjata SS1 V2 yang Dipakai untuk Tembak Dantim BAIS di Aceh
TRIBUN-VIDEO.COM - Tiga tersangka penembakan Dantim Badan Intelijen Strategis (Bais) wilayah Pidie, Aceh, Kapten Abdul Majid, pada Kamis (28/10/2021) ditangkap polisi.
Insiden penembakan korban diduga telah direncanakan sebelumnya.
Adapun motif ketiga pelaku menembak Abdul hingga tewas adalah untuk mengambil uang puluhan juta milik korban.
Baca: Peran 3 Tersangka Penembak Dantim BAIS Pidie Aceh hingga Meninggal Dunia, Polisi Sita Senjata & Uang
Pelalu diketahui berinisial AF, D dan M.
Mereka ditangkap di lokasi berbeda pada Minggu (31/10/2021).
D ditangkap sekira pukul 00.20 WIB di Desa Tanjung Mali, Kecamatan Sakti, Pidie.
Lalu, M ditangkap pukul 06.00 WIB di Desa Langgien Sagoe, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya.
Kemudian, tersangka AF ditangkap pukul 09.30 WIB di Jalan Banda Aceh Medan di Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy menjelaskan, AF yang menjadi eksekutor penembakan Kapten Majid.
Dari ketiga tersangka, polisi menyita senjata laras Panjang jenis SS1 V2 dan uang tunai Rp35 juta.
Baca: Polda Aceh Buka Suara Terkait Insiden Penembakan Komandan Intel TNI oleh OTK di Pidie
Kepada polisi, AF mengaku senjata itu merupakan sisa senjata dari konflik yang pernah terjadi di Aceh.
"Ini senjata sisa konflik dahulu, dia simpan, Kemudian pada saat itu, digunakan untuk melakukan perampokan. Termasuk dengan amunisi. Amunisi 11, tapi karena sudah usang, ada beberapa yang sudah ditembakan (tidak berfungsi)," ujar Winardy, dikutip dari Kompas TV, Minggu.
Sedangkan tersangka D adalah pemilik senjata api jenis SS1 V2.
Dan pelaku M merupakan tersangka yang kenal dengan korban.
"Tersangka D dan AF diajak M. Mereka belum pernah melakukan kejahatan dan tindak pidana perampokan. M ini yang berinisiasi mengambil uang korban," ujar Winardy.
Baca: Komandan Tim BAIS TNI Pidie Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal saat Berkendara, Kasus Kini Diselidiki
Sebelumya diberitakan, Komandan Tim (Dantim) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI di wilayah Pidie, Aceh, Kapten Inf Abdul Majid (53), tewas ditembak di Jalan Lhok Krincong, Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (28/10/2021). (Tribun-Video.com/ Kompas)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Eksekutor Tembak Mati Komandan BAIS TNI dengan Senjata SS1-V2 Sisa Konflik Aceh
# TRIBUNNEWS UPDATE # Senpi # senjata api # penembakan # Badan Intelijen Strategis (BAIS) # TNI # Pidie # Aceh
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Unzila AlifitriNabila
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Insiden Misi Hormuz! Teknisi Angkatan Laut AS Diserang Monyet Jelang Operasi Bersihkan Ranjau Iran
9 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Pentagon Berencana Bunuh Pemimpin Teheran, Muncul Kilatan Misterius di Iran
9 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Israel Tunggu Restu AS, Katz Sebut Target Serangan Iran Sudah Ditandai Termasuk Infrastruktur Energi
9 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Trump Blunder soal Larangan Nuklir, Presiden Iran Serang Balik Klaim Trump
9 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Trump Tak Ingin Teheran Untung di Selat Hormuz, Iran Membalas Sebut Tak Gratis
9 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.