Jumat, 10 April 2026

LIPUTAN KHUSUS

Mitos “Utara atau Petaka” Sudah Berkembang Turun-temurun, Begini dari Sudut Pandang Modern

Minggu, 31 Oktober 2021 13:18 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Masih banyak mitos-mitos yang diyakini kebenarannya oleh sebagian masyarakat.

Satu di antaranya, mitos yang berada di Dukuh Lawang, RT 03, RW 04, Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, yang konon sudah berkembang secara turun temurun.

Warga di kawasan sebelah selatan pusat kota Boyolali itu percaya, bila mendirikan rumah atau bangunan menghadap ke arah utara, akan mendapat petaka.

Disebutkan, jika ada seseorang yang berani menentang aturan lisan itu konon akan mendapatkan kesialan besar.

Baca: Mitos di Boyolali Utara atau Petaka, Masyarakat Meyakini Raja sebagai Penjelmaan Tuhan

Warga desa setempat, Irawati mengatakan, mitos itu selalu berkembang dari mulut ke mulut.

Dahulu pernah ada warga pendatang yang mencoba menentang aturan lisan yang ada di Dukuh Lawang.

Namun disebutkan, warga pendatang itu justru meninggal dunia tak lama setelah rumah yang dibangunnya selesai.

Mitos di Dukuh Lawang ini diyakini sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Menurut Irawati, terkait kebenaran akan mitos yang berkembang, dirinya mengembalikan ke masing-masing orang.

Baca: Sejarah Dukuh Slembi dalam Edisi Pantangan Rumah Hadap Utara, Utara atau Petaka

Benar, mitos itu sampai saat ini masih dipercaya sebagian besar orang penduduk Desa Lawang.

Bahwa tidak boleh mendirikan rumah menghadap ke utara. Yang diperbolehkan, selatan, barat, dan timur.

Iya, semua hanya mitos. Dan semua kejadian yang sudah terjadi,
itu kehendak dari Tuhan.

Tapi, memang saat ini mitos itu masih dipercaya. Jadi semua itu mitos yang boleh dipercaya atau tidak.

Semua kembali ke diri masing-masing. Yang perlu kita percaya adalah Tuhan Yang Maha Esa. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Sumber: TribunSolo.com

Tags
   #mitos   #Mojosongo   #Boyolali   #Utara

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved