Kamis, 9 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Hilang 4 Hari, Evakuasi Bocah di Samarinda Ditemukan Tewas di Gorong-gorong Berlangsung Dramatis

Senin, 25 Oktober 2021 15:23 WIB
Tribun Kaltim

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang bocah berusia 8 tahun di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) ditemukan meninggal dunia tersangkut di dalam gorong-gorong, Minggu (24/10/2021).

Sebelumnya, bocah tersebut sempat dinyatakan hilang selama empat hari sejak Kamis (21/10/2021).

Ia hilang saat asyik bermain air banjir.

Saat kejadian tidak ada satu pun warga yang mengetahui bocah itu jatuh ke dalam gorong-gorong.

Evakuasi korban berlangsung dramatis karena tubuh korban berada di bawah drainase yang tertutup paving block.

Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Dwi Adi Wibowo menerangkan, bocah malang tersebut ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan terjepit di antara gorong-gorong dan paving block yang menutupi drainase tersebut.

Dikutip dari TribunKaltim.co, pencarian korban mulai menemukan titik terang saat keluarga korban memberikan informasi.

Baca: 4 Hari Hilang Pasca Bermain Banjir, Bocah 8 Tahun di Samarinda Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Pihak keluarga menyebut mencium aroma tidak sedap dari gorong-gorong sebuah apotik di kawasan tersebut.

"Tapi karena air sudah surut, akhirnya adanya cela untuk bau keluar ke drainase yang terbuka," paparnya.

Pihak Tim SAR menyebut sempat mengalami kesulitan saat evakuasi.

Pasalnya kondisi air surut dengan kedalaman saluran air 1,5 meter membuat pihaknya makin sulit menjangkau tubuh korban.

Sehingga evakuasi bocah tersebut dilakukan dengan alat berat, dengan mengangkat tutup paving block.

"Jadi kami usahakan tetap menyelam dan berupaya mencapai tubuh korban meski ada pipa yang menghalangi anggota penyelam kami," jelasnya.

Satu jam melakukan evaksuasi, akhirnya tubuh bocah berusia delapan tahun tersebut berhasil diangkat oleh Basarnas.

Keluarga pun langsung histeris karena meyakini tubuh bocah malang tersebut memang milik anaknya yakni AP.

"Kita harapkan ketika banjir bagi warga masyarakat jangan main main ke sana."

"Takutnya salah melangkah, terpeleset, terbawa arus dan nasib malang seperti adik (Abdul Purnomo) kita ini terulang kembali," imbau Dwi Adi Wibowo di akhir.(Tribun-Video.com/ TribunKaltim.co)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Empat Hari Menghilang di Samarinda, Abdul Purnomo Ditemukan Tewas Terjebak di Gorong-Gorong

# TRIBUNNEWS UPDATE # Samarinda # Kalimantan Timur # banjir # tenggelam

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Rena Laila Wuri
Sumber: Tribun Kaltim

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved