Kamis, 16 April 2026

Terkini Nasional

Ahli Forensik akan Segera Mengungkap Penyebab Kematian Satpam Wanita di Tasikmalaya

Senin, 25 Oktober 2021 14:09 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Kematian dua sejoli di indekos di Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, bakal segera terungkap penyebabnya.

Hal itu dikatakan dokter ahli forensik RS Sartika Asih Bandung, dr Fahmi Arief Rahman.

"Kemungkinan sekitar tiga hari setelah ada hasil autopsi bakal terungkap," kata Fahmi, seusai memimpin autopsi terhadap kedua mayat sejoli di Kamar Mayat RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Minggu (24/10/2021) sore.

Hasil autopsi sendiri, kata Fahmi, tidak akan lama keluar karena tidak ada tindakan terkait patologi.

Hasilnya bisa mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut.

Polisi, yang sudah mengantongi keterangan saksi dan barang bukti, hanya tinggal mengungkap kasusnya.

Apakah kasus pembunuhan, bunuh diri, atau kecelakaan.

"Kami hanya melihat karakteristik luka seperti apa yang nanti bisa diketahui apakah karena pembunuhan, bunuh diri, atau kecelakaan," ujar Fahmi.

Fahmi memprediksi, setelah hasil autopsi keluar akan segera terungkap penyebab kematian sejoli tersebut.

Kedua mayat ditemukan di kamar kos yang disewa korban perempuan di Kampung Dibodas Pasar, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Sabtu (23/10/2021) sore.

Yang perempuan diketahui bernama Widia (38), seorang janda yang sehari-hari petugas satpam perusahaan garmen tak jauh dari indekos tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, diungkapkan oleh Kapolresta Tasikmalaya AKBP Aszhari Kurniawan, Senin (25/10/2021).

Kurniawan membenarkan, pria yang tewas di dalam indekos merupakan pensiunan TNI AD.

Kronologi Penemuan Korban

Teka-teki menyelimuti kasus penemuan jasad seorang satpam perempuan di kamar indekosnya.

Ia ditemukan meninggal dunia di atas tempat tidur bersama seorang pria.

Identitas pria tersebut masih belum terungkap.

Ada sejumlah hal yang menjadi misteri dalam kasus ini.

Misalnya saja soal dugaan ada senjata api di lokasi kejadian.

Penemuan jasad keduanya membuat Warga Kampung Cibodas Pasar, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, gempar.

Warga menemukan mereka Sabtu (23/10/2021) sore.

Menurut kepala dusun setempat, Atun Mukodas, kedua korban ditemukan sekitar pukul 15.00.

Ada kecurigaan di warga sekitar mengenai keadaan korban.

"Sejak sekitar dua hari tidak kelihatan. Sementara motornya ada di luar. Karenanya langsung dicari tahu," ucap Atun Mukodas.

Saat didatangi tak ada sahutan dari dalam.

Dan pintu dalam ternyata terkunci.

Warga lalu berupaya mencongkel salah satu jendela kamar kos.

Saat jendela terbuka, warga melihat korban tergeletak bersama seorang lelaki di tempat tidur.

"Tangan keduanya terlihat ada luka. Kami segera lapor ke polisi," kata Atun.

Jajaran Polsek Cisayong bersama Satreskrim yang tiba di lokasi langsung melakukan sterilisasi lokasi, karena warga mulai tumpah ruah ingin menyaksikan temuan dua mayat tersebut.

Atun menambahkan, petugas satpam perempuan yang ditemukan tewas tersebut bernama Widia berusia sekitar 38 tahun.

"Sedangkan yang laki-laki belum tahu. Cuma kata warga, ia seorang pensiunan," ujar Atun.

Petugas Satpam yang ditemukan tewas diketahui berstatus janda.

"Yang petugas Satpam itu statusnya janda. Dia juga yang menyewa kamar kos ini. Sedang yang laki-laki katanya orang Cimahi," kata Atun Mukodas.

Tetangga di lokasi indekos ditemukannya jasad Widia (38), menyebut korban agak tertutup.

"Ia orangnya agak tertutup. Tapi di tempat kerja ia tegas dan bertanggungjwab terhadap pekerjaannya," ujar Ervi (35), rekan kerja sekaligus tetangga indekos.

Ervi mengungkapkan, korban diketahui tidak terlihat sejak Kamis (21/10/2021).

Namun saat itu para tetangga indekos mengira Widia baik-baik saja karena sepeda motornya ada di luar.

"Kami mengira Bu Widia baik-baik saja di dalam. Makanya kami tak begitu menghiraukannya. Terlebih ada motornya di luar," ujar Ervi.

Namun karena hingga Sabtu korban tak terlihat dan motor miliknya masih di luar, para tetangga mulai curiga.

Pihak perusahaan pun merasa kehilangan.

Ada Senjata Api

Sebuah senjata api dikabarkan ditemukan di kamar kos tempat ditemukannya dua mayat perempuan dan laki-laki di Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (23/10).

Terkait hal itu, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhary Kurniawan, menyatakan temuan senjata itu masih dalam penyelidikan.

"Kami masih melakukan penyelidikan, termasuk soal senjata api. Belum bisa dipastikan keterkaitannya," ujar Kapolres, di lokasi, Sabtu (23/10) malam.

Menurut Kapolres, jasad kedua korban akan diautopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kasus Penemuan Jasad Satpam Janda di Tasik dan Kekasihnya Bakal Terungkap, Polisi Sebut Tiga Hari

# tim forensik # Satpam  # Tasikmalaya # Penemuan mayat

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Tia Kristiena
Sumber: Tribun Jabar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved