Terkini Daerah

Fakta Penemuan Pertama Jasad Korban Pembunuhan di Subang, Kades Jalancagak Tegaskan Bukan Yosef

Minggu, 24 Oktober 2021 09:34 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Desa (Kades) Jalancagak, Subang, Jawa Barat, Indra Zainal Alim diketahui aktif mengawal kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang ditemukan tewas di rumahnya yang ada di Desa Jalancagak.

Dia mengaku mengawal kasus ini sejak awal karena dirinya juga merupakan keluarga korban.

"Saya sekaligus keluarga korban, saya yang tahu persis di TKP dan di lapangan ketika ada pertama pemberitaan kejadian tentang pembunuhan (Tuti dan Amalia)," katanya dalam akun Youtube miliknya indra zainal chanel yang diunggah pada Jumat (22/10/2021).

Dia menegaskan hal itu karena ingin menjelaskan posisinya sebelum memberi keterangan pada publik terkait kasus Subang.

Dalam kesempatan itu dirinya ingin meluruskan kronologis penemuan jasad korban yang menurutnya kini, setelah dua bulan kasus Subang banyak informasi simpang siur di media terutama di Youtube.

"Saya berharap penerangan kronologis ini akan berguna bagi sahabat-sahabat sekalian tentang menyikapi kasus ini," jelasnya.

Baca: Fakta Baru Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ada Sosok Ini Semalam sebelum Kejadian Selain Yosef

Meski yakin polisi tidak akan terpengaruh terkait berbagai opini publik di media, namun Indra mengaku khawatir dengan banyaknya opini publik bisa menghambat penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.

Karena menurutnya, kini banyak konten yang melebih-lebihkan omongan satu pihak dan akan membuat opini publik semakin liar.

"Saya akan mulai ceritakan supaya menjadi terang dan tidak akan menjadi konsumsi publik yang melahirkan opini yang liar," jelasnya.

Dalam pernyataan itu dia meluruskan anggapan bahwa Yosef merupakan orang yang pertama kali menemukan jasad korban.

Padahal menurutnya saat itu pihak yang pertama kali menemukan jasa korban adalah pihak kepolisian yang melakukan olah TKP.

"Kita tidak ada yang tahu, semua yang ada di TKP, warga yang melihat, warga yang menonton, kemudian media-media yang datang itu tidak ada yang tahu bahwa di dalam bagasi (mobil Alphard milik Tuti) itu ada dua mayat," katanya.

Lebih lanjut pertama kali ditemukannya jasad adalah adanya kaki yang terlihat oleh pihak kepolisian, dan setelah dikonfirmasi kepada Indra yang merupakan sepupu korban, dinyatakan itu adalah kaki Tuti.

Baca: Saksi yang Terakhir Bertemu Korban Selain Yosef Sempat Sakit dan Syok, Begini Pengakuannya

Dalam ceritanya dijelaskan bahwa tim yang melakukan olah TKP awal adalah polisi dari Polsek Jalancagak dan bukan tim inafis.

Kemudian dijelaskan bahwa polisi yang melakukan olah TKP awal menunggu tim inafis datang dan melakukan olah TKP lebih dalam.

Di sini Indra juga menjelaskan mengapa awalnya kasus ini sempat diduga perampokan atau penulikan.

Menurutnya itu karena pihak yang melihat hanya melihat kondisi TKP tanpa mengecek secara detail.

"Pada waktu itu juga kita belum bisa memutuskan apakah itu perampokan, disertai pembunuhan, bahwa itu adalah pembunuhan atau perampokan, jadi tetap kita semua menunggu hasil dari tim inafis," jelasnya.

"Setelah tim inafis mengidentifikasi semua dengan olah TKP di TKP tersebut barulah pihak polisi menyebut bahwa ini adalah murni pembunuhan, karena barang-barang berharga itu tetap ada dan kebetulan ada uang di sana pun tidak raib di ambil," jelasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Ikut Olah TKP Kasus Subang, Kades Jalancagak Tegaskan Yosef Bukan Orang yang Temukan Jasad Korban

# KasusSubang # PembunuhanSubang # TutidanAmalia

Editor: Kharis Ardiyansah
Video Production: Fitriana SekarAyu
Sumber: TribunWow.com

Tags
   #korban   #pembunuhan   #Subang   #Yosef
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved