HOT TOPIC

Kades Jalancagak Sebut Bukan Yosef yang Pertama Kali Temukan Jasad Tuti dan Amalia, tapi Sosok Ini

Minggu, 24 Oktober 2021 09:26 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus pembunuhan yang menimpa Ibu dan anak di Subang, Jawa Barat hingga kini masih menjadi misteri.

Kepala Desa Jalancagak, Indra Zainal Alim sekaligus keluarga korban diketahui aktif mengawal kasus pembunuhan ibu dan anak,

Ia menegaskan jika Yosef, suami dari korban, Tuti Suhartini bukanlah orang yang pertama kali menemukan jasad istri dan anaknya.

Hal itu disampaikannya di laman YouTube-nya pada Jumat (22/10/2021).

"Saya sekaligus keluarga korban, saya yang tahu persis di TKP dan di lapangan ketika ada pertama pemberitaan kejadian tentang pembunuhan (Tuti dan Amalia)," katanya dalam akun Youtube miliknya indra zainal chanel yang diunggah pada Jumat (22/10/2021).

Ia mengaku mengawal kasus ini sejak awal karena dirinya juga merupakan keluarga korban.

Dalam kesempatan itu, ia meluruskan kronologis penemuan jasad kedua korban Tuti dan Amalia pada 18 Agustus lalu.

Menurutnya, setelah dua bulan kasus Subang, banyak informasi simpang siur di media terutama di YouTube.

"Saya berharap penerangan kronologis ini akan berguna bagi sahabat-sahabat sekalian tentang menyikapi kasus ini," jelasnya.

Meski yakin polisi tidak akan terpengaruh terkait berbagai opini publik di media, namun Indra mengaku khawatir dengan banyaknya opini publik bisa menghambat penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.

Baca: Diam-diam Yoris Rekam Percakapan Yosef soal Kunci Rumah TKP di Subang, Pengakuannya Beda pada Media

Baca: Pengacara Ungkap Kondisi Terbaru Yoris, Psikologis Terganggu karena Kerap Disudutkan

Pada kesempatan itu, ia meluruskan anggapan bahwa Yosef merupakan orang yang pertama kali menemukan jasad korban.

Padahal menurutnya, saat itu pihak yang pertama kali menemukan jasa korban adalah pihak kepolisian yang melakukan olah TKP.

"Kita tidak ada yang tahu, semua yang ada di TKP, warga yang melihat, warga yang menonton, kemudian media-media yang datang itu tidak ada yang tahu bahwa di dalam bagasi (mobil Alphard milik Tuti) itu ada dua mayat," katanya.

Setelah dikonfirmasi kepada Indra yang merupakan sepupu korban, dinyatakan itu adalah kaki Tuti.

Dalam ceritanya dijelaskan bahwa, tim yang melakukan olah TKP awal adalah polisi dari Polsek Jalancagak dan bukan tim inafis.

Indra juga menjelaskan mengapa awalnya kasus ini sempat diduga perampokan atau penulikan.

Menurutnya, karena pihak yang datang pertama kali hanya meliaht kondisi TKP tanpa mengecek secara detail.

"Pada waktu itu juga kita belum bisa memutuskan apakah itu perampokan, disertai pembunuhan, bahwa itu adalah pembunuhan atau perampokan, jadi tetap kita semua menunggu hasil dari tim inafis," jelasnya.

Setelah tim inafis datang ke TKP dan melakukan identifikasi, barulah diketahui jika itu adalah murni kasus pembunuhan.

Pasalnya tak ada barang berharga yang hilang, termasuk uang puluhan juta yang ada di TKP juga tak raib diambil.

"Setelah tim inafis mengidentifikasi semua dengan olah TKP di TKP tersebut barulah pihak polisi menyebut bahwa ini adalah murni pembunuhan, karena barang-barang berharga itu tetap ada dan kebetulan ada uang di sana pun tidak raib di ambil," jelasnya.

(Tribun-Video.com/TribunWow.com)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Ikut Olah TKP Kasus Subang, Kades Jalancagak Tegaskan Yosef Bukan Orang yang Temukan Jasad Korban

# pembunuhan  # Subang # Tuti Suhartini # Yosef

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: TribunWow.com

Tags
   #pembunuhan   #Subang   #Tuti Suhartini   #Yosef
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved