Terkini Daerah

Kabar Terkini Kasus Subang, Yosef Diperiksa 8 Jam terkait Pembunuhan, Kuasa Hukum: Alibi Makin Kuat

Jumat, 22 Oktober 2021 11:37 WIB
Tribun Jabar

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUN-VIDEO.COM, SUBANG - Yosef (55) kembali dimintai keterangan pihak kepolisian terkait dengan kasus perampasan nyawa istri serta anaknya yang terjadi pada 18 Agustus 2021.

Dengan pemanggilan kali ini, Yosef sudah menjalani pemeriksaan sebanyak 14 kali.

Pada pemeriksaan yang ke-14 kali ini Yosef selama 8 jam ditanyai secara mendetail oleh penyidik tentang kejadian pada malam hari sebelum kejadian, yakni pada tanggal 17 Agustus 2021 malam hingga 18 Agustus 2021 pagi.

Hal tersebut diungkapkan oleh kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat.

"Hasil dari BAP hari ini Pak Yosef dimintai keterangan hal-hal detail di tanggal 17 Agustus malam dan tanggal 18 Agustus pagi," ucap Rohman saat selesai mendampingi Yosef di Satreskrim Polres Subang, Kamis (21/10/2021) malam.

Menurut Rohman, dengan pernyataan dari beberapa saksi lain, alibi yang disampaikan oleh kliennya semakin kuat bahwa Yosef tidak ada kaitannya dalam kasus perampasan nyawa ibu dan anak itu.

"Keterangannya semakin jelas hari ini. Alibi dari klien saya itu sudah jelas pada pagi hari tanggal 18 Agustus itu bukan cuman satu saksi saja yang melihat pagi hari Pak Yosef sedang membeli surabi," katanya.

Baca: Keluarga Ungkap Kejanggalan Pembunuhan di Subang, Cara Masuk Pelaku ke Rumah Tuti Masih Misteri

Pada pemanggilan ke-14 ini Yosef hanya mendapat sekitar 20 pertanyaan dari polisi.

"Sekitar 15 sampai 20 pertanyaan saja hari ini, hanya detail-detail."

"Kebanyakan kami ngobrol. Kami berbicara dengan pihak penyidik menyampaikan beberapa hal."

"Diskusi juga, ditanyakan yang dituangkan dalam BAP ini," ujar Rohman.

Pada 18 Agustus 2021 warga Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang dihebohkan dengan penemuan mayat dua perempuan yang ditumpuk di dalam bagasi mobil mewah Alphard.

Keduanya tak lain seorang ibu bernama Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23).

Pihak kepolisian meyakini bahwa keduanya merupakan korban perampasan nyawa.

Sudah berjalan 65 hari kasus perampasan nyawa ibu dan anak tersebut pihak kepolisian masih terus berupaya untuk mengungkap kasus yang sudah menjadi bahan perbincangan di masyarakat.

Sejauh ini, 54 saksi sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Yoris dan Danu terpojokkan

Di sisi lain, kuasa hukum Yoris (34) dan Danu (21) meyakini bahwa keduanya bukan pelaku kasus Subang.

"Kemarin juga kami gelar terus setelah kami pelajari dari awal kasus berlangsung, maka kami yakin setelah kami juga investigasi kepada Yoris dan Danu kedua orang ini kami yakin bukan pelaku dan tidak melakukan itu," ucap Achmad Taufan, kuasa hukum Yoris dan Danu, di Subang, Kamis (21/10/2021).

Menurut Achmad, dengan posisi kedua kliennya yang saat ini dinilai banyak disudutkan, tindakan seperti memakai jasa kuasa hukum merupakan dinilai sudah tepat.

"Ketika sudah dua bulan berjalannya kasus, mereka berdua ini mengalami tekanan yang luar bisa, ketakutan yang luar biasa, banyak yang mendukung, banyak juga yang tidak, apalagi seumur Danu pasti psikologisnya terganggu," katanya.

Polisi juga sempat melakukan autopsi ulang terhadap jasad ibu dan anak korban perampasan nyawa tersebut.

Dari autopsi ulang tersebut, polisi menemukan petunjuk sangat berharga untuk mengungkap kasus Subang.

Baca: Yosef Diperiksa ke-14 Kali, Ditanya Detail Tentang Malam Hari sebelum Kejadian, Alibi Kian Kuat

Pelaku kasus perampasan nyawa ibu dan anak yang terjadi di Kabupaten Subang pada 18 Agustus 2021 itu belum tertangkap.

Untuk mendapatkan petunjuk, kepolisian melakukan autopsi kedua yang dilakukan oleh ahli forensik Polri Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti.

Autopsi pertama dilakukan pada 18 Agustus 2021.

Dikutip dari Tribunnews, dr Kombes Pol Sumy Hastri Purwanti mengaku sudah mendapatkan petunjuk emas.

Menurutnya, dari jasad korban ditemukan petunjuk yang dicocokkan dengan bukti lainnya.

"Kita cari petunjuk lain di tubuh jenazah. Dari seluruh kasus pembunuhan, tubuh manusia itu menyimpan petunjuk yang luar biasa. Petunjuk emas," kata Hastry dari Youtube Tribunnews, Selasa (19/10/2021).

Hastry mengatakan autopsi pertama sudah dilakukan secara baik.

Namun, autopsi kedua bersifat untuk memastikan. Hasilnya akan menguak waktu, cara, mekanisme, dan penyebab kematian dari Tuti dan Amalia.(*)

# Pembunuhan di Subang # Yosef # Amalia Mustika Ratu # Tuti Suhartini # autopsi

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul KASUS SUBANG TERKINI, Yosef Diperiksa 8 Jam, Ditanya soal Sehari Sebelum Kejadian, Alibi Kuat?

Editor: Enggar Tiasto
Video Production: Restu Riyawan
Sumber: Tribun Jabar

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved