Terkini Nasional

Terbukti Bersalah, Nasib Oknum Polisi yang Banting Mahasiswa, Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan

Jumat, 22 Oktober 2021 07:51 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Oknum polisi yang banting mahasiswa kini dimutasi menjadi bintara tanpa jabatan.

Sosok oknum polisi yang melakukan hal tersebut adalah Brigadir NP.

Diketahui sebelumnya kejadiannya terjadi di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

NP kini dimutasi menjadi Bintara tanpa jabatan dan tanpa kewenangan.

Kemudian sosok mahasiswa yang menjadi korban berinisial FA.

Baca: Brigadir NP yang Banting Mahasiswa Divonis Sanksi Terberat: Ditahan di Tempat Khusus

Kronologi

Pada 13 Oktober 2021, FA yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Tangerang tengah menggelar aksi demo saat hari ulang tahun (HUT) ke-389 Kabupaten Tangerang di Tigaraksa.

Saat demo berujung ricuh, FA dibanting oleh Brigadir NP. Peristiwa pembantingan itu terekam dalam sebuah video singkat.

Dalam video terlihat FA dipiting lehernya lalu digiring oleh NP.

Setelah itu, NP membanting korban ke trotoar hingga terdengar suara benturan yang cukup keras.

Baca: Polisi yang Banting Mahasiswa hingga Kejang-kejang di Tangerang Kini Jalani Sidang Disiplin

Kemudian, seorang polisi yang mengenakan baju berwarna cokelat menendang korban.

Setelah dibanting dan ditendang, FA kejang-kejang. Sejumlah aparat kepolisian kemudian berusaha membantu korban.

Belakangan, Brigadir NP meminta maaf atas perlakuannya terhadap FA.

NP juga mengaku siap bertanggung jawab atas perbuatannya. Polisi itu juga meminta maaf kepada keluarga korban.

Sementara FA menerima permintaan maaf NP. Namun, FA menegaskan, dia tak akan melupakan kejadian tersebut.

Dia berharap polisi menindak NP atas perilaku represifnya.

Oknum polisi sah melanggar aturan

Proses mutasi itu berdasarkan hasil sidang disiplin yang dijalani NP pada Kamis (21/10/2021) sore.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menuturkan sejumlah hasil sidang disiplin yang diikuti NP, selain pemutasian jabatan tersebut.

Katanya, NP sah melanggar aturan disiplin anggota Polri karena membanting FA.

NP pun diberi sanksi berlapis, seperti ditahan di tempat khusus selama 21 hari, dimutasi yang bersifat demosi menjadi Bintara Polres Kota Tangerang tanpa jabatan.

"Dan memberikan teguran tertulis, yang secara administrasi akan mengakibatkan Brigadir NP tertunda dalam kenaikan pangkat dan terkendala untuk mengikuti pendidikan lanjutan," kata Shinto melalui keterangannya, Kamis.

Dia mengungkapkan beberapa hal yang menjadi pertimbangan keputusan sidang disiplin tersebut.

Baca: Nasib Oknum Polisi yang Banting Mahasiswa saat Demo, Kini Jalani Sidang Disiplin di Polda Banten

Sebelum menjalani sidang disiplin, NP diduga melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.

Hasil pemeriksaan terhadap FA yang dilakukan pada Selasa (19/10/2021) turut menjadi pertimbangan keputusan sidang disiplin.

Kemudian, saat persidangan pada Kamis ini, penuntut menyampaikan beberapa hal lain yang menjadi dasar keputusan sidang disiplin.

Sejumlah hal itu adalah perbuatan NP yang membanting seorang mahasiswa tergolong eksesif, di luar standar operasi prosedur, menimbulkan korban, serta dapat menjatuhkan nama Polri.

Saat sidang berlangsung, lanjut Shinto, disampaikan juga beberapa hak yang dapat meringankan sanksi terhadap NP.

Beberapa di antaranya adalah NP mengakui dan menyesali perbuatannya, meminta maaf kepada korban, sudah 12 tahun mengabdi, memiliki istri dan tiga anak, dan usianya yang tergolong muda.

Setelah sidang berlangsung selama dua jam, seluruh keputusan dibacakan oleh pimpinan sidang, yakni Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.

Shinto menambahkan, FA dan tiga temannya turut hadir dalam persidangan itu.(*)

# oknum polisi # Video Polisi Banting Mahasiswa # Bintara # Tangerang # viral

Baca berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Nasib Oknum Polisi yang Banting Mahasiswa hingga Kejang, Kini Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan

Editor: Enggar Tiasto
Video Production: Winda Rahmawati
Sumber: TribunSolo.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved