Terkini Daerah

Polisi Bantah Ucapan Danu yang Mengaku Disuruh Polisi Masuk dan Bersihkan TKP Pembunuhan Subang

Kamis, 21 Oktober 2021 22:25 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM - Polres Subang akhirnya membeberkan kebenaran pengakuan salah satu saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Desa Jalan Cagak.

Pengakuan tersebut disampaikan Danu, keponakan Tuti Suhartini (55) korban pembunuhan sadis pada 18 Agustus 2021 lalu.

Klarifikasi dari Polres Subang terkait pengakuan Danu itu disampaikan oleh Indra Zainal, Kepala Desa Jalan Cagak.

Sebelumnya diwartakan, pengakuan terbaru Danu soal kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang sempat membuat heboh.

Pasalnya, Danu secara blak-blakan bercerita soal dirinya yang disuruh polisi untuk masuk ke TKP pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu (23).

Pernyataan itu diungkap Danu lantaran ia sempat dicurigai terlibat dalam kasus pembunuhan uak dan sepupunya.

Sebab, sidik jari Danu nyatanya ditemukan di beberapa tempat di TKP pembunuhan.

Karenanya melalui kanal Youtube Misteri Mba Suci, Danu pun bercerita soal penyebab DNA dan sidik jarinya tercecer di lokasi pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Baca: Beberkan Kondisi Kliennya, Kuasa Hukum Yoris dan Danu akan Lakukan Investigasi untuk Bantu Polisi

Anak dari Ida, kakak Tuti ini bercerita bahwa pada tanggal 19 Agustus 2021, atau sehari setelah kejadian, ia sempat diminta tolong oleh Polisi.

Perihal sidik jarinya di mobil tempat pembunuhan, Danu mengaku sempat diajak oleh Polisi.

"Disuruh sama polisi, sama Polisi ikut, Danu juga tadinya gak mau ikut, jadi ikut aja, nurut," kata Danu dilansir TribunnewsBogor.com.

Diminta ikut ke TKP pembunuhan, semua Polisi menggunakan sarung tangan, sedangkan Danu tidak.

"Polisi pakai sarung tangan, cuma Danu tidak," akui Danu.

Mengingat kejadian itu, Danu tak menyangka sidik jarinya ditemukan polisi.

Diungkap Danu pula, saat itu ia sempat ikut masuk ke dalam mobil tempat jasad Tuti dan Amalia ditemukan.

"Gak kepikiran, namanya juga inget terus (ke Tuti dan Amalia) jadi ikut aja, ke dalam mobil ikut," ujar Danu.

Pengakuan Danu beberapa waktu lalu itu nyatanya telah diketahui oleh polisi.

Guna meluruskan pengakuan Danu, pihak Polres Subang pun memanggil Kepala Desa Jalan Cagak, Indra Zainal pada Senin (18/10/2021) malam.

Mengurai hasil pertemuannya dengan pihak kepolisian, Indra Zainal pun memberikan penjelasan.

Melalui kanal Youtube-nya, Indra Zainal meluruskan isu soal pengakuan Danu diminta datang oleh polisi ke TKP pembunuhan.

"Seolah-olah dari keterangan Danu itu bahwa Danu dibawa oleh pihak kepolisan pada tanggal 19 Agustus ke TKP," ujar Indra Zainal dilansir TribunnewsBogor.com dari indra zainal chanel, Selasa (19/10/2021).

Tak cuma Indra, Danu juga turut dipanggil oleh pihak kepolisian.

Baca: Kerap Tersudutkan dalam Kasus Pembunuhan Subang, Kuasa Hukum Sebut Kondisi Psikologis Danu Terganggu

Hingga akhirnya diungkap Danu, bahwa ia mengaku tidak pernah diminta anggota kepolisian untuk datang ke TKP.

"Dijelaskan Danu bahwa tidak ada anggota polisi yang membawa dia ke TKP," imbuh Indra Zainal.

Lebih lanjut, Indra Zainal polisi juga membantah pernyataan Danu soal disuruh masuk ke mobil tempat jasad ibu dan anak ditemukan.

Hal itu diungkap Indra Zainal berdasarkan pengakuan terbaru Danu dan bantahan dari polisi.

"Polisi tidak pernah menyuruh Danu untuk menaiki mobil Alphard tersebut,"

"Masalah yang mobil Alphard itu. Polisi pun biasanya tidak akan memindahkan sesuatu barang bukti dari tempat awalnya sebelum proses identifikasi selesai," ungkap Indra Zainal.

Mendalami pengakuan Danu, pihak kepolisian saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Diakui Indra Zainal, pihak kepolisian bakal memberikan klarifikasi terpisah terkait pengakuan Danu tersebut.

"Pihak kepolisian sedang menyelidiki pernyataan Danu yang lebih dalam," ujar Indra Zainal. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Ngaku Disuruh Bersihkan TKP Pembunuhan Tuti, Ucapan Danu Dimentahkan Polisi, Ini Fakta Sebenarnya

#PembunuhanSubang #KasusSubang #TutidanAmalia

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Fitriana SekarAyu
Sumber: Tribunnews Bogor

Tags
   #pembunuhan   #Subang   #danu   #Desa Jalancagak   #Yoris
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved