Terkini Daerah

Sempat Jadi Sorotan Presiden Jokowi, Praktik Pungli Kembali Terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok

Kamis, 21 Oktober 2021 19:27 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Praktik pungutan liar (pungli) di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, kembali terjadi.

Padahal Juni 2021 lalu polisi sempat melakukan 'operasi' besar-besaran memberantas pungli di kawasan itu setelah Presiden Jokowi mendapat aduan para sopir truk kontainer korban pungli.

Video aksi pungli tersebut viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terekam aksi seorang pria mendatangi sopir truk dan meminta sejumlah uang.

Tak berselang lama, sopir truk dengan nomor polisi B 9206 UIX itu menyelipkan uang tunai ke mesin crane nomor 13 yang tampak dalam video tersebut.

Aksi pungutan liar itu disebutkan terjadi pada Selasa (19/20/2021) lalu.

"Ini nih, minta pungli. Minta pungli dia, saya lihat sendiri, saya berani menjadi saksi," kata seseorang yang merekam video tersebut.

Aksi pungli di video tersebut lantas dibenarkan Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama.

Aksi pungli itu terjadi pada 19 Oktober 2021 pukul 16.00 WIB di Terminal Peti kemas Blok N4, JICT 1, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Wiratama menjelaskan pihaknya langsung menyelidiki kejadian tersebut setelah melakukan patroli siber.

Baca: Baru Sebulan Menikah, Wanita Pengantin Baru Tewas dengan Bekas Cekikan, Polisi Tangkap Suami Korban

Baca: Hendak Selfie, Enam Orang di Air Terjun Mandi Angin Lampung Utara Tenggelam, Empat Tewas & 2 Hilang

Dari situ, anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok akhirnya menangkap seorang pelaku pungli berinisial R.

"Dalam waktu di bawah tiga jam sudah dapatkan pelaku. Orangnya sudah kita amankan, sudah kita periksa, dan sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Wiratama, Kamis (21/10/2021).

Dijelaskannya, R merupakan karyawan outsourcing yang bertugas sebagai operator crane di JICT.

Di video tersebut, R meminta uang kepada korban sopir truk kontainer berinisial DH sebesar Rp 5000 agar proses pengangkutan barang berjalan lancar.

Hasil pemeriksaan, sejauh ini pelaku hanya bertindak seorang diri dalam meminta pungli kepada para sopir truk kontainer.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan atau pungutan liar dimana yang bersangkutan terancam hukuman sembilan tahun pidana penjara.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pungli Kembali Beraksi di Tanjung Priok, Dulu Sempat Diberantas Polisi Usai Jokowi Telepon Kapolri

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnews.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved