Terkini Daerah
BPBD Tangerang Ungkap Fakta Sebenarnya terkait Banjir dengan Arus Deras di Cipadu
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUN-VIDEO.COM, TANGERANG - Media sosial dihebohkan penampakan banjir deras yang terjadi pada kawasan Kavling Setiabudi, Cipadu, Kota Tangerang.
Dari akun Instagram @Info_ciledug, banjir deras dikatakan terjadi pada Kamis (21/10/2021) pukul 01.00 WIB.
Dalam video tersebut terlihat anak-anak sedang menikmati banjir setinggi 60-70 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Deni Koswara menegaskan hingga pagi tadi tidak ada laporan banjir.
Perihal video banjir di Cipadu, ia mengatakan wilayah itu memang sudah terbiasa tergenang.
Namun, hal ini disebabkan, karena struktur jalan yang menurun ke bawah.
"Sampai saat ini tidak ada laporan banjir. Kalau Cipadu, areanya dari atas turun turun ke bawah. Jadi kalau terjadi hujan, otomatis kencang kebawahnya. Tapi, habis hujan angsung kering," papar Deni saat dihubungi.
"Paling semata kaki, cuma gambar kaya kenceng aja, karena dari atas ke bawah. Itu kan jalan raya," sambungnya.
Baca: Viral Video Banjir dengan Arus Deras di Cipadu Tangerang, BPBD Ungkap Fakta di Baliknya
Baca: Hujan Deras Guyur Kota Malang, Akibatkan Banjir di Sejumlah Jalan hingga Buat Sejumlah Mobil Mogok
Tapi, Deni tetap mengantisipasi bila terjadi banjir besar dengan menyediakan satu unit perahu.
"Tapi kita siapkan perahu kok, ada satu unit yang stand by di Cipadu," kata Deni.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Viral Banjir dengan Arus Deras di Cipadu Tangerang, BPBD Ungkap Fakta Sebenarnya
Sumber: TribunJakarta
Viral
Viral Penumpang KRL Diseret Keluar Petugas di Stasiun Manggarai Akibat Paksa Masuk Kereta Penuh
Rabu, 8 April 2026
Viral
Viral Ribuan Motor Listrik Berlogo BGN Diduga untuk MBG, Anggaran Rp1,2 Triliun Jadi Sorotan
Selasa, 7 April 2026
Viral
Keluarga Ayu Ting Ting Viral Dapat Tempat Khusus saat Salat Id, Netizen: Sudah Booking?
Senin, 23 Maret 2026
tribunnews update
Luapan Air Danau Situ Picu Banjir di Periuk Tangerang, Evakuasi Dilakukan & 6.842 Warga Mengungsi
Selasa, 10 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.