Terkini Nasional

Penumpang Pesawat Tak Boleh Gunakan Rapid Test Antigen untuk Syarat Terbang, Ini Kata Dirut Garuda

Rabu, 20 Oktober 2021 20:45 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah kembali melakukan perubahan syarat perjalanan untuk penumpang pesawat.

Hal ini dampak dari diperpanjangnya PPKM hingga 1 November 2021.

Aturan perjalanan dengan pesawat tidak lagi diizinkan menggunakan hasil Rapid Test Antigen.

Melainkan harus dengan PCR test untuk penerbangan domestik.

Baca: Mulai 24 September, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp45.000

Baca: Jalani Rapid Test Antigen di Bandara Rendani, 2 Penumpang dari Luar Terindikasi Positif Covid-19

Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra buka suara terkait hal tersebut.

"Kami masih mengacu kepada SE Satgas Covid-19, dan masih menunggu SE baru," ujar Irfan Setiaputra.

Penumpang pesawat Garuda Indonesia yang sudah vaksin Covid-19 dosis lengkap, masih boleh menggunakan Rapid Test Antigen.

Sebagai informasi pada aturan Inmendagri yang diperbaharui per 19 Oktober 2021.

Penumpang diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil tes RT-PCR.

Dimana sampel diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

(tribunnews.com/Hari Darmawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penumpang Pesawat Tak Boleh Gunakan Rapid Test Antigen untuk Syarat Terbang, Ini Kata Dirut Garuda

Editor: Bintang Nur Rahman
Video Production: ilhamrefiantomalik
Sumber: TribunSolo.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved