TRIBUNNEWS UPDATE

Propam Persilahkan Mahasiswa UIN Korban Aksi 'Smackdown' Brigadir NP Buat Laporan Pidana ke Polisi

Rabu, 20 Oktober 2021 15:15 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Mahasiswa UIN, MFA dibanting oknum polisi Brigadir NP saat ricuh unjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang.

Polda Banten telah melakukan penahanan terhadap Brigadir NP yang juga merupakan anggota Polresta Tangerang.

Kini Propam Polri mempersilakan MFA (21) melaporkan kasus yang dialaminya secara pidana.

Baca: Sempat Viral Mahasiswa Dibanting saat Demo, Kini Oknum Polisi Ditahan dan Dijerat Pasal Berlapis

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo hari ini Rabu (20/10/2021).

Irjen Sambo memastikan, pihaknya akan mengawal laporan itu agar bisa ditindaklanjuti oleh penyidik Polri.

"Silahkan melaporkan terkait kejadian tersebut kami pasti akan proses sesuai aturan hukum yang berlaku," kata Sambo saat dikonfirmasi, Rabu (20/10/2021).

Dilansir Tribunnews.com, Penindakan Brigadir NP akan sesuai dengan instruksi Kapolri yang tertuang dalam Surat Telegram bernomor ST/2162/X/HUK.2.8/2021.

"Pasti tindaklanjut intruksi Kapolri," tukasnya.

Sambo sekaligus menjelaskan bahwa Brigadir NP bukan bertugas sebagai anggota Brimob saat mengawal unjuk rasa.

Baca: Ini Tanggapan Dokter Tirta soal Mahasiswa Pendemo yang Dibanting oleh Oknum Polisi

Ia merupakan anggota Reskrim Polres Tangerang Kota.

Sebelumnya, aksi Brigadir NP yang membanting MFA terekam video amatir dan beredar luas.

Dalam video tersebut, MFA dipiting lehernya dan digiring oleh polisi berbaju hitam.

Setelah itu, polisi itu membanting korban ke trotoar hingga terdengar suara benturan yang cukup keras.

Seusai dibanting, korban terlihat kejang dan akhirnya pingsan.

Baca: Pengakuan Mahasiswa yang Dibanting Polisi, Sehari Usai kejadian Alami Muntah dan Kesulitan Napas

Sejumlah aparat polisi kemudian berusaha membantu korban dan membawanya ke rumah sakit.

Kondisi MFA (21) kini dinyatakan dalam kondisi baik, dan sudah diizinkan pulang dari rumah sakit.

Pada Sabtu (16/10) lalu, MFA kembali menjalani pemeriksaan didampingi Bupati Tangerang dan Kapolresta Tangerang.

Komite Medik RS Harapan Bunda, Effie Koesnandar mengungkapkan, kondisi MFA kini sudah stabil dan tidak ada lagi kegawatan.

Namun, MFA masih harus menjalani pengecekan ulang karena masih dalam tahap pemulihan.

Baca: Sehari seusai Dibanting Polisi, Korban Pusing & Muntah hingga Pundak dan Leher Tak Bisa Bergerak

"Untuk pemeriksaan hari ini stabil, arti stabil itu tekanan darahnya, denyut nadinya, suara pernapasannya stabil. Dipastikan karena sedang pengobatan juga itu mungkin perlu dicek ulang."

"Tapi untuk kondisi darurat atau kegawatan tidak ada," terang Komite Medik RS Harapan Bunda, Effie Koesnandar. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Propam Persilakan Mahasiswa yang Dibanting saat Unjuk Rasa Laporkan Brigadir NP Secara Pidana

# TRIBUNNEWS UPDATE # Propam # UIN # SmackDown # mahasiswa # unjuk rasa # demo # Tangerang # dibanting # Propam Polri

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Dea Mita
Video Production: Benedikta SwastiRenaningtyas
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Propam   #UIN   #SmackDown   #mahasiswa   #unjuk rasa   #demo   #Tangerang   #dibanting   #Propam Polri
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved