TRIBUNNEWS UPDATE
PTM Berujung 5 SD Jadi Klaster Covid-19, Gibran Geram Ada Guru Tak Tertib & akan Ambil Langkah Ini
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak lima sekolah dasar (SD) di Solo , Jawa Tengah menjadi klaster baru Covid-19 .
Berdasarkan tracing, puluhan siswa dan sejumlah guru terkonfirmasi positif Covid-19 .
Mengetahui ini, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Rakan geram dan menyentil sejumlah guru yang tidak taat dengan protokol kesehatan
Baca: Wali Kota Gibran Tonton Langsung Kemenangan Persis Solo: Paling Penting Pertandingan Berikutnya
Menindaklanjuti hal ini Pemkot Solo telah menutup lima sekolah yang menjadi klaster pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas itu.
Dikutip dari TribunSolo.com, hal ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Ahyani saat ditemui di Balai Kota Solo, Senin (18/10).
Ia menyebutkan, kelima SD itu yakni SD Kristen Manahan, SD Mangkubumen Kidul, SD Al Islam 1 Jamsaren, SD Semanggi Lor dan SD Danukosuma.
"Total ada 5 yakni SD Kristen Manahan, SD Mangkubumen Kidul, SD Al Islam 1 Jamsaren, SD Semanggi Lor dan SD Danukosuma," ujarnya di Balai Kota Solo, Senin (18/10/2021) sore.
Baca: Polemik Banteng Vs Celeng di PDIP, Rudy Ungkit Munculnya Gibran Geser Purnomo di Pilkada Solo 2020
Hasil tracing yang dilakukan sejak 13-18 Oktober 2021 mengkonfirmasi dari lima sekolah itu ada 40 siswa dan enam guru yang positif Covid-19.
"40 siswa dari 5 sekolah yang melakukan swab PCR, sedangkan ada 6 guru yang terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya.
Sementara itu dikutip dari Kompas.com, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ingatkan lagi soal protokol kesehatan selama PTM.
Pasalnya dirinya sempat melihat dan menegur sejumlah guru yang tak memakai masker di lingkungan sekolah beberapa waktu lalu.
"Guru-guru yang kemarin sering saya tegur tidak memakai masker di sekolah tolong tahu dirilah," kata Gibran, Senin (18/10/2021).
Baca: Kekecewan Walkot Gibran Rakabuming Raka seusai Pasoepati Konvoi Jelang Laga, Lha Malah Ngono
Satu di antaranya ia sempat geram dengan perilaku guru yang tak memakai masker di lingkungan SDN Laweyan 54.
Kejadian itu membuat seluruh guru dan siswa yang melakukan PTM langsung dilakukan tes swab massal.
Menurut Gibran, kini mau tidak mau harus bisa berdampingan dengan Covid-19 sehingga prokes harus terus dilakukan dengan ketat.
"Mau tidak mau harus berdampingan dengan Covid-19. Kesadarannya (menerapkan prokes) harus ditingkatkan," tegas dia.
Gibran meminta sekolah yang tak ada kasus Covid-19 tetap melanjutkan PTM dengan prokes ketat.
Baca: Puluhan Pasoepati Diamankan Polisi, Gibran Jamin Keamanan Laga Persis vs PSIM di Stadion Manahan
Sementara bagi sekolah muncul kasus Covid-19 akan dilakukan pelacakan khusus.
"Kita pasti perketat (prokesnya). Kita tidak ingin menghambat PTM ini. Kita jalan terus," ungkap dia. (Tribun-video.com/TribunSolo.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Tambah Satu, Total Klaster PTM di Solo Jadi 5 Sekolah: 46 Siswa dan Guru Positif Corona
# TRIBUNNEWS UPDATE # PTM # Wali Kota Solo # Gibran # klaster # Covid-19 # Solo
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: TribunSolo.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Trump Geram Teheran Mau Buat 'Gerbang Berbayar' di Hormuz, Koalisi Teluk Pecah
11 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Posisi Duduk Viral, Sofa Trump Lebih Pendek Dibanding Xi Jinping saat Pertemuan Bilateral
11 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
PM India Modi Tegas Larang Rakyat Beli Emas selama 1 Tahun Buntut Hormuz Tegang Gegara Konflik Iran
12 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Koalisi Teluk Pecah! UEA Gagal Bentuk Koalisi Militer Lawan Iran, Arab Saudi dan Qatar Menolak
12 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Emosi Iran Mau Terapkan 'Gerbang Berbayar' di Selat Hormuz, Ancam Bakal Hadapi Situasi Buruk
13 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.