Lifestyle

Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Pantyliner, Pembalut dengan Bentuk yang Tipis

Selasa, 19 Oktober 2021 11:45 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Bagi wanita pasti sudah tidak asing dengan pantyliner.

Pantyliner merupakan salah satu produk kewanitaan yang bentuknya menyerupai pembalut, namun dengan ukuran yang lebih kecil dan daya tampungnya lebih sedikit.

Umumnya, pantyliner digunakan saat masa intermenstruasi atau periode di antara dua jadwal menstruasi.

Kini, banyak wanita yang memakai pantyliner setiap hari karena berbagai alasan, seperti keputihan atau flek yang kerap muncul di luar jadwal menstruasi.

Selain menjaga kelembaban vagina, pantyliner juga bermanfaat supaya pakaian tetap dalam keadaan keing serta mencegah bau tak sedap di daerah vulvavagina.

Sehingga, mereka dapat dengan nyaman menjalankan aktivitasnya, terlebih bagi yang aktif bekerja.

Terdapat cukup banyak wanita yang mengaku memakai pantyliner setiap hari.

Beberapa waktu lalu, muncul perdebatan tentang kapan waktu yang tepat untuk menggunakan pantyliner ini.

Dilansir dari laman hello sehat, menurut dr. Jessica Shepherd, seorang spesialis kandungan dan kebidanan, menggunakan pantyliner setiap hari tidak berbahaya, asal rutin menggantinya minimal setiap 4 jam.

Sama halnya dengan pembalut, pantyliner sendiri aman bagi kesehatan vagina.

Namun, jangan sampai menggunakannya terlalu lama dan sering untuk menggantinya.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk menggunakan pantyliner?

1. Keputihan dalam jumlah banyak

Jika kamu sedang mengalami keputihan dan mengeluarkan dalam jumlah banyak, bisa menggunakan pantyliner.

Pasalnya, keputihan yang menempel pada celana dalam pasti membuat pemakainya tidak akan nyaman.

Keputihan merupakan cairan yang berasal dari sel vagina yang terus meluruh.

Pada dasarnya, vagina memang secara alami mengeluarkan cairan.

Keputihan merupakan tanda bahwa tubuh sedang membersihkan dan mengganti sel lama dengan yang baru.

Untuk menyerap keputihan yang berlebih, kamu bisa menggunakan pantyliner agar vagina tetap terjaga kelembabannya.

2. Sebelum dan sesudah haid

Beberapa hari sebelum dan setelah menstruasi, biasanya vagina akan mengeluarkan flek berwarna kecoklatan.

Hal itu menjadi tanda bahwa menstruasi atau haid akan tiba atau telah selesai dengan perlahan.

Saat kondisi ini, kamu tak perlu memakai pembalut yang ukurannya terlalu besar.

Kamu dapat menggantinya dengan pantyliner.

Menggunakan pantyliner dapat membantu menampung flek, melindungi celana dalam dari bercak noda.

3. Inkontinensia urine

Kondisi ini terjadi jika tubuh sulit mengontrol keinginan untuk buang air kecil.

Tentu hal ini menjadi sebuah kekhawatiran bagi pemilik masalah kesehatan ini karena takut mengompol saat berpergian.

Kondisi seperti ini sangat tepat untuk menggunakan pantyliner sebagai penahan untuk mencegah keluarnya urine.

Sehingga, urine yang keluar tidak akan membasahi celana dalam secara langsung, melainkan terserap oleh si pantyliner.

Pantyliner memang dapat menjadi pilihan untuk memudahkan aktivitas harian dalam beberapa kondisi.

Namun, kamu tetap perlu memperhatikan waktu pakai pantyliner karena cara kerjanya sama seperti pembalut yang tidak dapat digunakan seharian.

Agar lebih aman dan nyaman, alangkah baiknya mengganti pantyliner setiap 4 jam sekali dan usahan untuk menggunakan celana dalam yang berbahan katun.

Hal itu bertujuan agar aliran udara di area kewanitaan tetap terjaga.

Selain itu, agar vagina tidak lembab dan berkeringat. (*)

(ATIKA/TRIBUNSHOPPING.COM)

# pantyliner # pembalut # menstruasi # haid

Baca berita lainnya terkait pembalut

Artikel ini telah tayang di Tribunshopping.com dengan judul Bentuknya Menyerupai Pembalut, Kapan Waktu yang Tepat Menggunakan Pantyliner?

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Andy Prasetiyo
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #pantyliner   #pembalut   #menstruasi   #haid
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved