Olahraga

Indonesia Berhasil Bawa Pulang Piala Thomas setelah 19 Tahun Lalu, Jonatan Christie Jadi Penentu

Selasa, 19 Oktober 2021 07:29 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUN-VIDEO.COM  - Tim bulu tangkis Indonesia akhirnya membawa pulang Piala Thomas ke pangkuan Ibu Pertiwi, setelah Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie menumbangkan wakil China, Li Shi Feng di pertandingan ketiga final Piala Thomas 2020, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021).

Jojo, sapaan akrab Jonatan, dipaksa bermain tiga game untuk bisa menumbangkan Li Shi Feng yang berada di peringkat 65 dunia tunggal putra.

Tunggal putra kelahiran Jakarta itu menumbangkan Li Shi Feng dalam tiga gim dengan skor kemenangan 21-14, 18-21, dan 21-14.

Jojo yang berhasil mendikte dan tampil dominan dari Li Shi Feng di game 1, justru tertinggal poin cukup jauh di awal-awal game 2.

Alih-alih meraih comeback di game 2, Jojo justru dipaksa bermain rubber game setelah tumbang 18-21 dari Li Shi Feng.

Di game 3, Jojo harus menjalani laga penuh keringat untuk bisa menjinakkan Li Shi Feng. Sempat berebut poin, Jojo tiba-tiba tampil dominan di paruh kedua game 3.

Saat skor 13-13, Jojo berhasil meraih tujuh poin beruntun dari Li Shi Feng, menjadikan skor 20-13 untuk keunggulannya.

Hingga akhirnya, Jojo menutup game 3 dengan skor 21-14 atas Li Shi Feng.

Tiga poin kemenangan yang dipersembahkan Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto dan Jojo, menyudahi puasa gelar Indonesia di Piala Thomas. Terakhir kali, Indonesia menyabet gelar juara Piala Thomas pada tahun 2002.

Baca: Kemenpora Dihujat Warganet gara-gara Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas 2021

Game 1: Jojo Dikte Tunggal Putra Peringkat 65 Dunia

Jonatan Christie mengawali game 1 dengan bermain agresif. Smash-smash keras menyilang yang dilepaskan Jojo, membuatnya sukses mencuri 6-0 dengan mudah dari Li Shi Feng.

Jojo terlihat sangat mendominasi pertandingan. Dia mendikte wakil China peringkat 65 dunia di sektor tunggal putra itu dengan mudah. Li Shi Feng seolah tidak diberi kesempatan, sebab dia sangat kesulitan mencuri poin dari Jojo.

Namun, Jojo masih tak luput dari kesalahan. Dia membuat sejumlah kesalahan, yang membuat poin menjadi 8-6, Li Shi Feng mengejar ketertinggalannya.

Saat skor 9-6, Jojo dan Li Shi Feng memainkan rally panjang. Sebanyak 37 pukulan terjadi. Namun, ketenangan Jojo membuatnya menang beradu netting dari Li Shi Feng, membuat skor menjadi 10-6.

Hingga akhirnya smash lurus keras Jojo ke sisi kanan gagal dibendung Li Shi Feng. Tunggal putra Indonesia menutup paruh pertama game 1 dengan skor 11-6.

Paruh kedua game 1, Jojo kembali membuat kesalahan yang membuat Li Shi Feng mencuri lima poin beruntun, membuat skor menjadi 13-11. Di sisi lain, Li Shi Feng seperti bisa lepas dari dominasi Jojo.

Tunggal putra lapis dua China itu, tiba-tiba berhasil membuat Jojo jatuh bangun dengan smash-smash silang.

Perebutan poin menjadi ketat, sebab Li Shi Feng membayang-bayangi Jojo dengan selisih satu angka, 15-14.

Namun, Jojo kembali mendominasi jalannya pertandingan. Bermain lebih tenang namun tetap ofensif, membuat Jojo meraih enam poin beruntun, menjadikan skor 20-14. Jojo mengakhiri game 1 dengan skor kemenangan 21-14 atas Li Shi Feng.

Game 2: Jojo Kalah 18-21 dari Li Shi Feng

Di game 2, wakil China Li Shi Feng mencecar sisi kiri pertahanan Jojo dengan smash-smash keras. Berkat pola permainan itu, Li Shi Feng unggul lima poin dari Jojo, dengan skor 7-2.

Tertinggal poin, Jojo justru membuat sejumlah kesalahan yang menguntungkan Li Shi Feng. Jojo tercatat membuat sejumlah bola out, menjadikan skor 9-3 untuk keunggulan Li Shi Feng.

Kalah beradu drive dan pengembalian bola servis yang kurang baik, membuat Li Shi Feng mencuri dua poin beruntun dengan mudah. Jojo tertinggal delapan poin dari Li Shi Feng di paruh pertama game 2, dengan skor 3-11.

Di paruh kedua game 2, Jojo berusaha bangkit. Bermain lebih tenang, Jojo berhasil meminimalisir kesalahan dan mencuri empat poin beruntun, membuat skor menjadi 9-13.

Saat tertinggal empat angka dengan skor 12-16, Jojo mencoba memberikan tekanan. Namun, konsistensi bermain ditunjukkan Li Shi Feng, membuatnya sukses melebarkan keunggulan menjadi 18-12 atas Jojo.

Saat skor 13-18, Jojo bermain lebih agresif dengan smash-smash keras. Dia berhasil meraih tiga poin beruntun, menjadikan skor 16-18, membayang-bayangi Li Shi Feng.

Namun, poin Jonatan justru terhenti. Alih-alih melepaskan memperoleh poin, smash keras Jojo yang menyambut bola tanggung Li Shi Feng justru belum berhasil melewati net. Skor menjadi 16-19, Jojo tertinggal tiga poin.

Sempat mencuri dua poin beruntun menjadikan skor 18-19, smash silang keras Li Shi Feng mengecoh Jojo, menjadikan skor 20-18. Hingga akhirnya, Li Shi Feng memenangkan game 2 dengan skor 21-18.

Baca: Piala Thomas Akhirnya Pulang ke Indonesia setelah 19 Tahun, Jadi Kemenangan ke-14

Game 3: Jojo Jinakkan Li Shi Feng, Indonesia Sabet Gelar Juara Piala Thomas

Perebutan poin di game 3 antara Jojo vs Li Shi Feng berlangsung ketat. Sebab, ini menjadi gim penentu, apakah Indonesia menyabet gelar juara, ataukah China bisa memiliki asa untuk terus memainkan partai Final Piala Thimas.

Pada awal game 3, perebutan poin antara Jojo dan Li Shi Feng begitu ketat, bahkan perolehan skor sempat imbang mulai dari 2-2, kemudian 4-4.

Di momen ini, Jojo justru begitu mudah kehilangan angka karena membuat sejumlah kesalahan. Sempat unggul 5-4, Jojo justru kehilangan tiga poin dalam sekejap akibat tiga bola eror, menjadikan skor 5-7 untuk keunggulan Li Shi Feng.

Tertinggal poin, Jojo bermain lebih agresif. Dia memanfaatkan bola-bola lob dengan melepaskan smash-smash keras yang gagal dibendung Li Shi Feng, membuat skor menjadi imbang 8-8.

Namun, saat skor 9-9, bola tanggung yang dibuat Jojo langsung disambar Li Shi Feng dengan smash keras.

Jojo bahkan kembali melakukan kesalahan, setelah bola pengembaliannya gagal melewati net. Alhasil, Li Shi Feng berhasil menutup paruh pertama game 2 dengan skor 11-9, Jojo tertinggal dua poin.

Di paruh kedua game 3 Jojo berhasil meraih empat poin beruntun, membuatnya balik unggul dari Li Shi Feng dengan skor 13-11.

Tertinggal dua angka, Li Shi Feng balik menyerang. Wakil China itu berhasil menyeimbangkan kedudukan menjadi 13-13, setelah meraih dua poin beruntun.

Namun, Jojo kembali tampil agresif. Dia mengajak Li Shi Feng beradu net, dan berhasil mencuri tiga poin beruntun. Skor 16-13 untuk keunggulan Jojo.

Unggul poin, Jojo tidak menurunkan tempo permainan. Dia jatuh bangun menjangkau smash-smash silang keras yang dibuat Li Shi Feng. Berkat pertahanan solid itu, Jojo kembali meraih tiga poin beruntun, menjadikan skor 19-13.

Di momen ini, Li Shi Feng kembali kalah beradu net dari Jojo.

Bola dropshot yang diciptakan Jojo bergulir melewati net, membuat Li Shi Feng terpaksa melakukan pengembalian dengan tanggung. Bola tanggung itu langsung disambar Jojo, membuat skor menjadi 20-13.

Hingga akhirnya, smash silang keras Jojo membuatnya menutup game 3 dengan skor 21-14.

# Piala Thomas # Indonesia # bulu tangkis # Badminton # Jonathan Christie

Baca berita lainnya terkait Piala Thomas

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jonatan Christie Penentu Kemenangan Indonesia Atas China, Piala Thomas Pulang ke Indonesia

Editor: Purwariyantoro
Sumber: Tribunnews.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved