Terkini Daerah
Tangisan AKP Jan Piter Tinggalkan Polsek Percut Sei Tuan, Dicopot dari Jabatan Terkait Kasus Preman
TRIBUN-VIDEO.COM, MEDAN - AKP Jan Piter Natipulu menangis ketika mengucapkan salam perpisahan kepada anak buahnya saat meninggalkan Polsek Percut Seituan.
Jan Piter Napitupulu tidak lagi menjabat sebagai Kapolsek karena dicopot imbas ketidakprofesionalan menyidik pedagang cabai yang dianiaya preman di Pasar Gambir, Deli Serdang, Sumatera Utara.
AKP Jan Piter akan mulai tugas barunya sebagai perwira di Polrestabes Medan.
"Maafkan saya kalau saya sering memarah marahi kalian," ujarnya kepada anggota sembari terisak menangis.
"Selaku kapolsek saya banyak kekurangan kepada kalian. Terkadang saya harus marah, merepet kepada kalian. Tetapi semuanya untuk kebaikan, supaya kita berhasil," sambungnya.
Selanjutnya ia pamit bersama dengan Kanit Reskrim, Iptu Mambela Karokaro dimana Jan Piter akan melanjutkan ketempat barunya yakni di Polda Sumut, sedangkan Mambela Karokaro akan menuju ke Polrestabes Medan.
Namun, Jan Piter tidak menyebutkan di bagian mana ia ditempatkan.
"Untuk selanjutnya, bertugas di tempat baru di Polrestabes Medan," sebutnya.
Waktu yang tepat bersama keluarga
Jan Piter mengatakan dirinya tidak menyangka bahwa akan diangkat menjadi seorang kepala sektor yang menangungi 2 kecamatan yakni Kecamatan Medan Tembung dan Kecamatan Percut Seituan.
"Tidak terpikir saya menjadi kapolsek di sini. Tapi Tuhan baik. Amanah ini saya jalankan dengan sebaik - baiknya dengan dukungan saudara saya dari TNI maupun Ustad dan Pendeta," sebutnya saat memberikan kata sambutan di Makopolsek Percut Seituan, Kamis (14/10/2021).
Jan Piter mengungkapkan selama menjabat sebagai kapolsek, dirinya tidak memiliki waktu untuk bersama keluarga.
Selama ini, dirinya tinggal dirumah dinas yang berada di dalam Polsek Percut Seituan.
"Kadang saya sedih. Tapi ini amanah. Kadang waktu bersama anak dan istri saya terbatas. Saya tinggal disitu (rumah dinas di dalam Polsek Percut Seituan). Saya tiap malam tidur disitu," ungkapnya dengan nada tersedu - sedu.
Jan Piter menjelaskan hal itu dilakukannya untuk menjaga tidak ada masalah di wilayah Polsek Percut Seituan.
Ia pun menerima pencopotan atas dirinya yang dilayangkan oleh Polda Sumut.
Menurutnya, saat seperti ini lah yang menjadi waktu yang tepat untuk kembali berkumpul bersama keluarga.
"Ini waktu untuk saya bisa beristirahat bersama keluarga," terangnya.
Ia pun berharap doa kepada para anggota agar pemeriksaan dirinya dengan Kanit Reskrim, Iptu Mambela Karokaro dapat berjalan dengan baik.
"Adapun kami berpisah dari sini, mohon doa semuanya untuk saat ini yang harus diperiksa kami, semoga dapat menyelesaikan persoalan itu, sehingga kami dapat tenang bersama keluarga kami," harapnya.
Baca: Viral Designer Mungil yang Bawa Koper Besar bahkan Lebih Berat dari sang Designer, Ini Sosoknya
Dapat karangan bunga dari warga
Sejak pengumuman pencopotan tersebut, Polsek Percut Seituan mendapat karangan bunga dari elemen masyarakat.
Warga mengucapkan terimakasih kepada Jan Piter telah melaksanakan tugasnya menjaga kondusifitas wilayah Percut Seituan.
"Terima kasih kepada AKP Jan Piter Napitupulu atas kondusifnya di wilayah kami," tulis papan bunga dari Pondok Pesantren Quran Palogelombang Percut Seituan.
Setelah dicopot, jabatan AKP Jan Piter Napitupulu akan diisi oleh Kompol Muhammad Agustiawan.
Sementara jabatan Kanit Reskrim sementara waktu diisi Iptu Doni Pance Simatupang, yang sebelumnya menjabat sebagai Panit II Reskrim Polsek Percut Seituan.
Doni juga dicopot bersamaan dengan Jan Piter. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi menerangkan, pencopotan ini merupakan bagian dari audit kerja.
Tidak profesional sidik kasus pedagang dianiaya preman
Kapolsek dan Kanit Res Intel Polsek Percut Sei Tuan dicopot karena tidak profesional menangani kasus pedagang cabai yang dianiaya preman.
Pedagang cabai tersebut, Liliwari Iman Gea justru ditetapkan sebagai tersangka karena dilaporkan preman tersebut terkait tindak penganiayaan.
Baca: Viral Video Gadis 19 Tahun Hobi Minum Susu Pakai Dot Layaknya Bayi, Sempat Takut Ketahuan Keluarga
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan keduanya terbukti melakukan penyidikan yang tidak profesional pasca tetapkan tersangka pedagang cabai yang dianiaya oleh sejumlah preman.
"Setelah dilakukan oleh audit penyidikan berkaitan dengan kasus tersebut bahwa ditemukan adanya penyidikan yang tidak profesional yang dilakukan oleh Polsek Percut Sei Tuan Medan sehingga pada 12 Oktober 2021, Kanit Res Intel Polsek Percut Sei Tuan dicopot dari jabatannya oleh Kapoltabes Medan," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/10/2021).
Sementara itu, Argo menuturkan pencopotan Kapolsek Percut Sei Tuan masih dalam proses.
Nantinya, pencopotan ini masih menunggu keputusan dari Kapolda Sumatera Utara.
(*)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Tangisan AKP Jan Piter Tinggalkan Polsek Percut Seituan, Dicopot dari Jabatan Terkait Kasus Preman
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Motif Pria Bakar Rumah Orangtuanya di Deli Serdang, Diduga Salah Paham terkait Mantan Istri
6 hari lalu
Live Tribunnews Update
Kronologi Preman di Deli Serdang Ngamuk Nyaris Bakar Warung & Ancam Bunuh Korban, Berujung Dibekuk
Selasa, 14 April 2026
Live Tribunnews Update
Longsor di Sembahe Deli Serdang Tewaskan 5 Korban, 8 Rumah Warga Alami Kerusakan
Rabu, 8 April 2026
Live Tribunnews Update
Kronologi Tukang Becak Kritis Diamuk Massa usai Maling Pompa Air di Deli Serdang, Ibu-Anak Ditahan
Senin, 6 April 2026
LIVE UPDATE
Aksi Meresahkan Geng Motor Serang Lokasi Biliar Deli Serdang, Puluhan Orang Bersenjata Geruduk Ruko
Senin, 30 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.