Terkini Metropolitan
Viral Aksi "Smackdown" Polisi saat Amankan Demo Mahasiswa di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang
TRIBUN-VIDEO.COM - Hari Ulang Tahun ke-389 Kabupaten Tangerang diwarnai demo mahasiswa yang berujung kekerasan oleh aparat kepolisian, Rabu (10/10/2021).
Sebuah video beredar, ramai bentrok antara mahasiswa dengan aparat kepolisian di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.
Bentrokan yang terjadi antar mahasiswa dan petugas kepolisian itu berawal saat sejumlah mahasiswa hendak masuk ke dalam Gedung Bupati Tangerang.
Bahkan, dipertengahan video tersebut tampak seorang polisi berbadan besar, berpakaian serba hitam tengah menahan dan menarik seorang mahasiswa.
Tak lama kemudian, polisi yang disinyalir merupakan anggota Polresta Tangerang tersebut tiba-tiba saja membanting mahasiswa tersebut ke trotoar.
Baca: Mahasiswa yang Dibanting Brigadir NP Jalani Rontgent Thorax, Pegangi Leher Ngaku Pegal-pegal
Bak gerakan "smackdown", bantingan tersebut sampai mengenai bagian tulang belakang dan bagian belakang kepala si mahasiswa.
Saking kerasnya bantingan, suara benturan badan mahasiswa antara trotoar terdengar jelas di dalam video.
Tak lama kemudian, mahasiswa tersebut langsung kejang-kejang.
Tidak hanya itu, seakan tidak bersalah, anggota kepolisian tersebut langsung kabur meninggalkan mahasiswa tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, mengatakan kalau nasib mahasiswa itu dalam keadaan sehat.
Baca: Pelukan Tanda Permintaan Maaf Brigadir NP Tak Dibalas Fariz yang Dibanting saat Demo di Tangerang
Dalam video klarifikasinya yang dikirimkan kepada TribunJakarta.com, mahasiswa gondrong tersebut sudah bisa jalan normal sambil memegangi pinggangnya.
"Kondisinya masih sehat semua, yang diamankan masih dilakukan swab dan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Wahyu saat dikonformasi.
"Yang bersangkutan akan kita bawa ke RS untuk dilakukan pemeriksaan medis," sambungnya.
Kendati demikian, pihaknya terus membantah tidak ada kekerasan dalam pengamanan demo tersebut.
Padahal, TribunJakarta.com sudah memberikan video amatir tersebut kepada Wahyu.
"Tidak ada kekerasan, kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas," ucap Wahyu.
Baca: Brigadir NP yang Banting Mahasiswa saat Demo Meminta Maaf pada Korban di Depan Ayahanda
Tapi ia mengatakan, kasus ini akan terus diusut hingga tuntas apa bila anggotanya terbukti melanggar tupoksi pengamanan demo.
Hingga saat ini, Wahyu belum membeberkan secara rinci inisial anggota tersebut dan dari satuan mana dirinya bertugas.
"Secara internal, tetap akan saya evaluasi tim Propam. Akan melakukan evaluasi terhadap SOP mengamankan massa. Hasil penilaian internal sebagai bahan untuk menindak anggota bila terbukti adanya kesalahan SOP," pungkas Wahyu.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Aksi 'Smackdown' Polisi Tangerang Banting Mahasiswa Sedang Demo, Sampai Melayang dan Kejang-kejang
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnewsmaker.com
Live Update
LIVE UPDATE SIANG: Suami di Malang Pukul dan Bakar Istri Siri, Kondisi Bayi seusai Dibanting ODGJ
Selasa, 28 Oktober 2025
Live Update
MIRIS! Bayi 8 Bulan di Kotim Dibanting ODGJ, Diangkat Lalu Dihentak ke Tanah
Jumat, 24 Oktober 2025
Live Update
Live Update Siang: Bayi 8 Bulan di Kotim Dibanting ODGJ, Pelajar 18 Tahun Nekat Curi Mobil Pickup
Jumat, 24 Oktober 2025
Tribunnews Update
Bayi 8 Bulan di Kotim Dibanting Tetangga yang ODGJ, Alami Retak Tulang Kepala dan Perdarahan
Kamis, 23 Oktober 2025
Tribunnews Update
Kondisi Bayi 8 Bulan seusai Dibanting Tetangga yang ODGJ: Alami Retak Tulang Kepala & Perdarahan
Kamis, 23 Oktober 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.