Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Kisah Mbah Minto, Kakek 74 Tahun yang Dipenjara karena Lawan Pencuri Ikan yang Hendak Menyetrumnya

Rabu, 13 Oktober 2021 16:55 WIB
Kompas.com
Editor: Panji Anggoro Putro | Reporter: Nila | Video Production: Muhammad Eka Putra

TRIBUN-VIDEO.COM - Kakek 74 tahun harus mendekam di balik jeruji besi karena didakwa telah melakukan penganiayaan.

Kakek bernama Kasminto atau yang akrab disapa Mbah Minto ini , diduga menganiaya pencuri di kolam ikan yang dijaganya.

Kakek Kasminto merupakan seorang penjaga kolam ikan di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak , Jawa Tengah.

Baca: Buntut Pedagang yang Dianiaya Preman Malah Jadi Tersangka, Kapolsek Percut Sei Tuan Dicopot Jabatan

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (7/9/2021) malam itu berawal saat Mbah Minto memergoki dan menangkap terduga pencuri di kolam ikan milik Suhadak (53).

Pelaku pencurian adalah Marjani (38) yang merupakan warga Desa Wonosari, Kecamatan Bonang, Demak.

Setelah kakek Minto mempergoki sang pencuri, pelaku justru melaporkan Mbah Minto atas tindak penganiayaan.

Kasus tersebut kini telah memasuki tahap II dan penanganan perkaranya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Demak.

Baca: Kronologi Dugaan Kasus Perselingkuhan Bu Camat dengan Seorang Pejabat yang Berujung Penganiayaan

Haryanto, kuasa hukum Mbah Minto menjelaskan, bahwa dua petak kolam ikan yang dijaganya memang kerap dicuri.

Tak hanya ikan, alat-alat perikanan seperti mesin diesel dan pompa air juga sering hilang diambil orang.

Pada saat malam kejadian itu, Mbah Minto mempergoki pelapor yang berada di dalam kolam sedang mencuri ikan mengunakan alat setrum.

Merasa aksinya diketahui, sang pencuri lantas mengarahkan setrumnya ke arah Mbah Minto

Baca: Polisi Buru Pembacok Pelaku yang Aniaya Tetangga karena Password Wifi, Korban Luka 8 Jahitan

Secara spontan, Mbah Minto mengambil sabit dan langsung menyerang pencuri itu.

Haryanto menjelaskan bahwa seharusnya Mbah Minto memenuhi unsur pembelaan diri.

“Sehingga Mbah Minto tidak seharusnya dipidana,” kata Haryanto yang juga Direktur LBH Demak Raya.

Terkait kejadian ini, Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono membenarkan telah terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap terduga pelaku pencurian.

Budi menjelaskan, awalnya polisi menerima laporan warga yang menemukan seorang laki-laki dengan luka bacok pada bagian lengan kanan dan leher sebelah kiri.

Baca: Lasdo Masih Heran Jadi Korban Penganiayaan Tetangganya, hanya Gara-gara Dituduh Curi Sandi WiFi

Kemudian Satreskrim Polres Demak melakukan penyelidikan.

Dari keterangan saksi, ditemukan barang bukti senjata tajam jenis celurit panjang yang merupakan milik Mbah Minto.

Budi mengaku kasus pencurian yang dialami Mbah Minto baru diterimanya pada 11 Oktober 2021.

Polisi pun mengaku sudah memeriksa empat saksi dan akan memperkarakan kasus ini.

Barang bukti pencurian berupa satu unit sepeda motor, jeriken biru tempat ikan, satu perangkat alat penyetrum ikan yang terdiri dari satu acu, kabel dan dua stik penyetrum ikan disita.

Baca: Gara-gara Password Wifi, Pria di Bekasi Aniaya Tetangganya, Menuduh Telah Membobol Kata Sandi

“Perkara pencurian ini dalam tingkat penyidikan. Pelaku pencurian secepatnya kita lakukan pemeriksaan setelah kondisinya membaik. Pelaku ini sempat dirawat di rumah sakit selama dua minggu karena lukanya cukup parah,” ujar Budi.

Budi menegaskan, pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini akan dijerat KUHP pasal 363 ayat 1 (ketiga) dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara.

“Kita melayani secara profesional. Kasus ini akan kita sidik sampai tuntas,” tandas Budi. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bacok Pencuri yang Coba Menyetrum, Mbak Minto Malah Ditahan

# TRIBUNNEWS UPDATE # Mbah Minto # menganiaya # Demak # pencuri # penganiayaan

Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved