Terkini Daerah
Update Kasus Subang, Polda Jabar Bersuara, Komentari soal Pelaku yang Tak Kunjung Terungkap
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.
TRIBUN-VIDEO.COM, BANDUNG - Kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (54) pada 18 Agustus di Kabupaten Subang belum terungkap hingga 13 Oktober 2021.
Meski begitu, penyidik gabungan dari Polres Subang, Polda Jabar dan Bareskrim Polri masih berupaya mengungkap pelaku perampasan nyawa anak dan ibu di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang itu.
Kasus tersebut hingga saat ini sudah berlalu hampir dua bulan. Namun, belum ada tanda-tanda pelaku akan segera diungkap polisi.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, para penyidik hingga saat ini masih bekerja melakukan pendalaman.
"Mereka (penyidik) lagi fokus dulu. Mudah-mudahan sebentar lagi," ujar Kombes Pol Erdi A Chaniago saat dihubungi, Rabu (13/10/2021).
Terkait hasil autopsi kedua, Erdi mengatakan saat ini sudah dikantongi penyidik dan masih dilakukan pendalaman.
"Belum. Tunggu sebentar lah," katanya.
Sejak hari pertama penemuan mayat Amalia dan Tuti di bagasi Toyota Alphard, serangkaian penyelidikan oleh polisi sudah dilakukan. Polisi benar-benar diuji oleh pelaku dalam kasus Subang ini.
1. Olah TKP dan Mencari Alat Bukti
Di hari pertama, polisi melakukan olah TKP. Polisi juga mencari sidik jari di setiap sudut rumah. Di dalam rumah, kondisinya berantakan.
Dari bagian depan hingga belakang serta garasi tak luput dicek oleh polisi. Termasuk di dalam bagasi mobil.
Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan korban meninggal dunia akibat dipukul menggunakan papan penggilasan untuk mencuci baju.
Pada saat olah TKP, petugas menemukan papan penggilasan tersebut sudah berlumuran darah.
"Tadi juga kami menemukan barang bukti alat papan penggilasan untuk mencuci baju jenis kayu," ucap AKBP Sumarni pada 18 Agustus 2021.
"Sepertinya pada saat korban dipukul korban yang bernama Tuti sedang tidur karena tidak ada tanda perlawanan dari korban karena tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujar Kapolres.
Sementara Amel diduga sempat memberikan perlawanan.
"Kemudian anak korban sepertinya ada perlawanan karena ada bekas pukulan," kata AKBP Sumarni.
2. Forensik dan Tes DNA
Sejumlah saksi kunci kasus Amalia Subang ini sempat menjalani tes DNA. Mulai dari Yosef dan anaknya, Yoris. Lalu istri muda Yosef yakini Mimin dan anaknya.
Mimin, sang istri muda Yosef, sempat menjalani tes DNA oleh Polri.
"Iya, ibu Mimin dan dua putranya ikut tes DNA, diambil sample kuku dan darahnya," ucap Robert Marpaung saat dihubungi via ponselnya, Rabu (25/8/2021).
Hasil tes DNA itu akan menentukan peran M dan dua putranya tersebut.
"Jadi analisa saya soal tes DNA itu, polisi hendak mencocokan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Karena polisi katanya menemukan darah dari pihak lain di lokasi kejadian," kata Robert.
Setelah tiga pekan kejadian, polisi akhirnya sudah mengantongi hasil laboratorium forensik Mabes Polri.
Hasil forensik ini umumnya meliputi sidik jari dan identifikasi DNA, evaluasi cairan tubuh hingga penentuan senyawa sepert obat-obatan atau bahan kimia berbahaya lainnya.
Dalam kasus ini, polisi juga melakukan tes DNA pada sejumlah anggota keluarga terdekat. Seperti pada Yosef suami dari Tuti dan ayah dari Amalia, M istri muda yosef, anak-anak M hingga anak laki-laki Yosef, Yoris.
"Hasil laboratorium forensik sudah diterima oleh penyidik. Nah, saat ini sedang dilakukan pengembangan analisis," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago, Kamis (9/9/2021).
Dengan mengantongi hasil Laboratorium Forensik, saat ini kata dia, penyidik sedang menganalisis dan mengembangkannya. Dari hasil itu, diharapkan bisa segera diketahui siapa pelaku perampasan nyawa anak dan ibu itu.
"Sejauh ini, kita tunggu saja dari penyidik, nanti dalam waktu dekat Insya Allah akan kita ungkap semuanya, terutama yang melakukan kejahatan," ujarnya.
3. Olah TKP Kedua dan Turunkan Anjing Pelacak
Setelah olah TKP pertama pada hari kejadian, polisi kembali menggelar olah TKP kedua di lokasi perampasan nyawa Amalia dan Tuti.
Saat itu, polisi melibatkan anjing pelacak dan menghadirkan sejumlah saksi. Pantauan Tribun saat itu, tampak ada enam saksi yang hadir.
Seperti Yosef suami dan ayah korban, M istri muda Yosef, Yoris selaku anak dari Yosef, kakak korban, Lilis. Adapun dua orang lagi belum diketahui identitasnya.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Polda Jabar Bersuara, Komentari Hampir 2 Bulan Kasus Amalia Subang Belum Terungkap
Sumber: Tribun Jabar
Regional
GELAGAT ANEH Mimin & Yosef Datangi Yoris seusai Pembunuhan Tuti & Amel, Antarkan Emas
Rabu, 18 Oktober 2023
Regional
GELAGAT ANEH PRIA di Lokasi Kasus Subang,Terlihat Bingung & Mondar-mandir, Terlibat Pembunuhan?
Jumat, 11 Agustus 2023
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.