Terkini Daerah

Isak Tangis Keluarga saat Jenazah Pasutri Tertabrak Kereta Gajayana di Sragen Tinggalkan Rumah Duka

Selasa, 12 Oktober 2021 13:52 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUN-VIDEO.COM, SRAGEN - Isak tangis pecah saat peti jenazah berisi Hadi Mulyono (61) dan Sukinem (58) dibawa meninggalkan rumah duka, Selasa (12/10/2021).

Keduanya korban tertabrak KA Gajayana saat berada Isuzu Panther di perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Bedowo Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Senin (11/10/2021) pukul 19.00 WIB.

Dari pantauan TribunSolo.com, rumah duka juragan soto di Desa Jurangrejo, Kecamatan Karangmalang dipadati pelayat dari sanak saudaranya hingga tetangganya.

Saat detik-detik jenazah dibawa ke pemakaman sejauh 1 km pukul 11.00 WIB, isak tangis pecah.

Tampak sejumlah anaknya dan cucunya, berurai air mata melihat jenazah orangtuanya meninggalkan rumah duka.

Terlihat sebagian orang memeluknya dan berkata "Sabar..diikhlaskan," ucap pelayat dengan lirih.

Keduanya lantas dibawa ke pemakaman umum Krejing, Desa Jurangjero.

Baca: Suasana Rumah Duka Pasutri Korban Tertabrak Kereta Api Gajayana di Sragen

Baca: Jokowi Akhirnya Bolehkan APBN untuk Proyek Kereta Cepat yang Sempat Bengkak Rp27 T & Ramai Disorot

Ketua RT Setempat, Tugino mengatakan keduanya dikenal dengan sosok yang baik dan berbaur dengan masyarakat.

"Keduanya sosok yang baik, sangat berbaur dengan masyarakat, selalu ikut kegiatan sosial masyarakat," katanya kepada TribunSolo.com.

Sebelum kejadian, kedua korban pulang ke rumah untuk mengikuti pengajian untuk memperingati kematian tetangganya setelah berjualan soto di Kecamatan Masaran.

"Dua-duanya selalu datang ke pengajian warga," ujarnya.

"Ketika ada warga yang menggelar hajatan selalu datang, dan lebih memilih menutup warung sotonya," terangnya.

Diketahui, Hadi Mulyono juga merupakan tokoh di lingkungan setempat, yang pernah menjabat sebagai ketua RW selama satu tahun.

Kepergian yang sangat mendadak, tidak hanya menyisakan duka untuk keluarga, namun masyarakat Dukuh Dayu.

"Sangat sedih, kita semua kaget," aku dia. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Isak Tangis Pecah, saat Jenazah Pasutri Tertabrak Kereta Gajayana di Sragen, Tinggalkan Rumah Duka

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Arief Miftakhul Firdaus
Sumber: TribunSolo.com

Tags
   #Isak Tangis   #kereta api   #Gajayana
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved