Sabtu, 25 April 2026

Terkini Daerah

Kebakaran Hanguskan 63 Rumah di Bima, 241 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Senin, 11 Oktober 2021 08:15 WIB
Tribun Lombok

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUN-VIDEO.COM, BIMA - Kebakaran hebat melanda Dusun Kalo, Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (10/10/2021).

Kebakaran yang terjadi pukul 14.30 Wita itu menghanguskan 63 unit rumah warga.

Sebagian besar rumah dikabarkan rata dengan tanah.

Data sementara, selain rumah hangus, 71 kepala keluarga (KK) dan 241 jiwa terdampak.

Mereka kini kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan.

Belum bisa dipastikan penyebab kebakaran.

Tapi dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

Ada juga informasi bahwa api berasal dari sampah yang dibakar warga setempat.

Camat Sape Muhammad Akbar yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Baca: RSAL Mintohardjo Kebakaran, Sumber Api dari Gudang Logistik, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Kobaran api menghanguskan puluhan rumah di Dusun Kalo, Desa Naru Barat, Kecamatan Sape.

Mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api.

Ditambah empat mobil tangki. Termasuk mobil tangki dari daerah Wawo juga ikut membantu memadamkan api.

Kondisi pemukiman yang padat dan angin kencang menyulitkan pemadaman.

Api dengan cepat menjalar hingga puluhan rumah hangus.

Camat memastikan, kesigapan tim pemadam kebakaran merespons laporan kebakaran.

Tapi karena api begitu cepat membesar, sehingga api tidak mudah padamkan.

"Sekitar dua setengah sampai dua jam, tadi api baru bisa dipadamkan. Empat kali mobil bolak balik, menambah air untuk padamkan api, " jelas Akbar.

Saat ini api sudah berhasil dipadamkan.

Untuk kerugian, belum bisa dipastikan karena masih dalam pendataan.

Baca: Penyebab Kebakaran Sebuah Gudang di Siteba Padang, Terdapat Bahan Kimia hingga Api Sulit Dipadamkan

"Untuk korban jiwa atau luka, infonya belum ada. Untuk kerugian meterial masih dalam pendataan," kata Akbar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunLombok.com, api diduga berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan warga setempat.

Api bakaran sampah itu kemudian ditinggal.

Diduga karena angin kencang api dari sampah kemudian merambat ke rumah warga.

Pemerintah Kabupaten Bima saat ini masih menghitung kerugian akibat kebakaran.

Bupati Bima juga telah menginstruksikan BPBD dan Dinas Sosial setempat melakukan tanggap darurat bencana kebakaran.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Ahsanul Khalik mengatakan, malam ini Dinas Sosial NTB akan langsung memberangkatkan bantuan kepada korban.

Bantuan tersebut berupa selimut, matras, terpal, alat kebersihan untuk mandi.

Seperti sabun, odol, sikat gigi, dan lain-lain.

"Makanan siap saji dan untuk beras reguler Dinsos besok akan dikeluarkan dari Gudang Bulog Bima," kata Khalik.

Bantuan juga sudah diminta untuk dikeluarkan dari Gudang Dinsos Kabupaten Bima dan Dinsos Kota Bima. (*)

#Nusa Tenggara Barat (NTB) # kebakaran # Bupati Bima # Kabupaten Bima

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribun Lombok

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved