Senin, 4 Mei 2026

Kesehatan Gizi

Maraknya Makanan Ultra Proses Memicu Kematian Dini? Begini Jawaban dr Tan Shot Yen

Senin, 11 Oktober 2021 07:11 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Produk makanan ultra proses merupakan produk yang dibuat oleh industri.

Produk makanan ultra proses mudah didapatkan di tengah masyarakat seperti sosis, es krim, minuman ringan, mie instan, biskuit saus serta kecap.

Makanan ultra proses diproduksi di pabrik dan mengandung bahan makanan lain serta memiliki zat yang tidak dijumpai pada bumbu dapur rumah seperti pengawet, laktosa, kasein dan lainnya.

Baca: Jenis Makanan yang Hasrus Dihindari agar Kesehatan Seksual Tetap Terjaga, Apa Saja?

Dalam sebuah penelitian yang mengamati 11.000 orang keturunan Spanyol dengan rentan usia 40 hingga 50 tahun, memiliki asupan produk ultra proses sekitar 25% dari makanan sehari-hari.

Hasil dari penelitian tersebut diketahui orang-orang tersebut meninggal disebabkan penyakit seperti serangan jantung, hipertensi, stroke dan sebagainya.

Hal tersebut dapat menjadikan peringatan dini bagi kita, tentang kematian dini akibat produk makanan ultra proses, ungkap dr Tan Shot Yen.

Baca: Selain Obesitas, Dampak Buruk Konsumsi Makanan Cepat Saji bagi Kesehatan Cukup Banyak, Apa Saja?

Begitu juga di Indonesia, menurut penelitian dari Riset Kesehatan Dasar (Riskes-das) pada tahun 2018 menunjukkan meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular meningkat dibandingkan tahun 2013.

Penyakit seperti kanker, stroke, ginjal, diabetes serta hipertensi mengalami kenaikan, bahkan penderita penyakit ginjal naik hampir dua kali lipat.

"Orang punya penyakit ginjal bukan karena dia kebanyakan minum obat, bukan karena keracunan parasetamol dari air pulau jawa,"

"Penyebabnya apa? lifestyle itu berpengaruh sekali, dan menurut data BPS 30% pendapatan masyarakat Indonesia dihabiskan untuk produk makanan dan minuman jadi." ungkap dr Tan Shot Yen.

Simak selengkapnya pada video diatas.

(*)

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved