Kamis, 9 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Diduga Ada Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan di Yahukimo, Kapolda: Tidak Ada Ampun Bagi Pelaku

Jumat, 8 Oktober 2021 23:30 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEO.COM - Tersangka kerusuhan di Yahukimo yang terjadi di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua pada Minggu (3/10/2021) lalu bertambah.

Pihak kepolisian menduga ada seorang aktor utama dan intelektual dalam kerusuhan tersebut.

Menurut Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri jumlah tersangka kerusuhan itu kini bertambah menjadi 24 orang.

"Tersangka sudah 24 orang, tadi ditangkap dua lagi, semuanya sedang berproses," kata Fakhiri.

Pihaknya kini masih memburu seorang yang diduga menjadi aktor utama dan kaum intelektual di balik peristiwa tersebut.

"Masih ada satu aktor utama yang belum ditangkap di Yahukimo, saya sudah perintah Kapolres untuk tangkap, ada juga aktor intelektualnya," kata Fakhiri di Dekai, Jumat (8/10/2021).

Dikutip dari Tribun-Papua.com, kapolda telah mengunjungi Distrik Dekai untuk melihat lagsung lokasi kerusuhan dan tempat pengungsian masyarakat hari ini.

"Saya sudah melihat langsung Gereja Gidi yang jadi sasaran pertama penyerangan dan ada empat rumah yang dibakar termasuk rumah pendeta. Dan di tempat ini lah korban-korban pertama (jatuh), baik meninggal maupun yang luka," ujarnya di Dekai.

Baca: Buntut Kerusuhan Yahukimo, 22 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka, Polisi Temukan Sajam Anak Panah

Baca: Polisi Sudah Mengamankan Beberapa Orang Pelaku Kerusuhan di Yahukimo

Kapolda menegaskan bahwa proses penegakan hukum atas kasus tersebut akan diusut secara tuntas tanpa pandang bulu.

"Kita akan tegas dalam melakukan penindakan hukum, tidak akan ada pandang bulu sampai kepada otak-otak pelakunya," tutur Kapolda.

Terkait penyebab kerusuhan yang dihubungkan dengan kematian mantan Bupati Yahukimo Abock Busup, pihaknya akan tetap memproses kasus itu.

fakhiri menyatakan ada pembelokan budaya yang sengaja dibuat oleh oknum tertentu sehingga muncul kerusuhan.

"Ini ada pemahaman yang salah, tidak ada budaya di Papua saat ada yang meninggal lalu ujungnya membakar gereja dan rumah-rumah, saya orang Papua saya memahami adat Papua, di Tanah Papua tidak ada budaya seperti itu," kata dia.

Dalam kasus tersebut dirinya juga mengungkapkan bahwa selain menggunakan KUHP, pihaknya juga akan menggunakan Undang-Undang ITE.

Fakhiri menegaskan tidak ada ampun bagi pelaku kerusuhan Yahukimo.

"Dalam menangani kasus ini, selain menggunakan KUHP kami juga akan menggunakan UU ITE, saya minta maaf tidak ada ampun bagi semua yang menjadi pelaku kericuhan Yahukimo," sambung Fakhiri.

(Tribun-Video.com/Tribun-Papua.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Ada Aktor Intelektual di Balik Kericuhan di Yahukimo, Polda Papua: Tidak Ada Ampun bagi Pelaku

# kerusuhan # Yahukimo # Distrik Dekai # Abock Busup

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Tribun Papua

Tags
   #Distrik Dekai   #Yahukimo   #kerusuhan   #Abock Busup

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved