Minggu, 26 April 2026

Wiki Update

Wiki Update - Tanggapi Reshuffle Moeldoko dari Kabinet, Kubu AHY Tegaskan Tak Pantas Minta Presiden

Rabu, 6 Oktober 2021 07:45 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Partai Demokrat mengatakan enggan terjebak dalam polemik reshuffle kabinet yang menyasar Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, tak patut dan tak pantas apabila partainya berusaha meminta Presiden Jokowi untuk mengganti Moeldoko.

Namun ia menyerahkan segala keputusan terkait polemik Demokrat den kubu Moeldoko kepada Presiden.

Dikutip dari Tribunnews.com pada Selasa (5/10/2021) nama Moeldoko sempat disebut-sebut akan direshuffle karena polemik yang disebabkannya dengan Demokrat saat turun serta dalam KLB Deli Serdang.

Herzaky mengakui banyak masyarakat hingga kader partainya menyampaikan dan menilai Moeldoko seharusnya direshuffle.

"Banyak yang menyampaikan pada kami, 'harusnya pak Jokowi ini mereshuffle kabinet ganti pak Moeldoko'. Banyak memang yang menyampaikan pada kami, bahkan kader juga ada. Setiap ketemu masyarakat, pakar hukum, koalisi sipil, mereka juga mengatakan hal yang sama," ujar Herzaky, saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribunnetwork Febby Mahendra Putra dan News Manager Tribunnetwork Rachmat Hidayat, Selasa (5/10/2021).

Namun ia menegaskan Partai Demokrat segara tegas dan jelas meyakini reshuffle kabinet adalah hak prerogatif presiden Jokowi.

Sehingga tidak pantut dan tidak pantas apabila Demokrat berusaha meminta Jokowi untuk mengganti Moeldoko.

Meski memang, yang bersangkutan merupakan bawahan presiden dan dianggap telah memicu masalah.

Akan tetapi Demokrat menyerahkan segala keputusan kepada Jokowi.

Haerzaki menyebut, partainya percaya dan yakin bahwa Presiden akan menerapkan hukum dan keadilan sebagai panglima dalam menangani kasus Partai Demokrat dengan kubu Moeldoko.

Oleh sebab itu ia meminta berbagai pihak untuk tidak menekan Jokowi terkait reshuffle tersebut.

"Ya kita percayalah pada tindakan beliau terhadap pak Moeldoko, apakah akan direshuffle atau tidak itu beliau yang lebih memahami, bagaimana sebaiknya," ucapnya.

"Janganlah kita menekan bapak presiden, karena beliau lah pemimpin negeri ini, dan tidak pantas dan tidak patut kita mengganggu kewenangan beliau sebagai presiden," tandasnya.(tribun-video.com/tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kubu AHY Tegaskan Tak Pantas Minta Presiden untuk Reshuffle Moeldoko dari Kabinet, Meski . . .

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Reporter: sara dita
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved