Mancanegara

Jepang Mulai Cabut Kondisi Darurat Covid-19, Perdana Menteri Berterima Kasih pada Masyarakat

Jumat, 1 Oktober 2021 20:58 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Jepang keluar dari kondisi darurat Covid-19 untuk pertama kalinya setelah melakukan pelonggaran pembatasan secara bertahap sejak enam bulan lalu.

Pemerintah Jepang mengupayakan hal ini untuk memulihkan perekonomian sembari mengontrol laju penyebaran Covid-19.

Menurut laporan AP News, stasiun kereta api Shinagawa di Tokyo nampak dipenuhi penumpang.

Orang-orang mengenakan masker dan terlihat bergegas menuju tempat kerja.

Status darurat Covid-19 yang diterapkan di lebih dari separuh bagian negara termasuk Tokyo, berakhir pada Kamis (30/9/2021) lalu.

Langkah darurat ini dicabut setelah adanya penurunan kasus Covid-19 baru yang stabil selama beberapa pekan terakhir.

Sehingga hal ini menurunkan tekanan pada sistem fasilitas kesehatan Jepang.

Dilansir The Guardian, kini untuk pertama kalinya tidak ada satu pun dari 47 prefektur Jepang dikenai pembatasan darurat terhitung sejak awal April lalu.

Baca: WHO Temukan Virus Varian Baru R.1 di Jepang Hasil Mutasi Covid-19, Sudah Menyebar ke Wilayah AS

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga berterima kasih kepada masyarakat atas kesabaran dan kerja sama selama penetapan darurat Covid-19.

Kendati demikian, Suga tetap mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Sekali lagi, saya meminta kerja sama Anda agar kita dapat kembali ke kehidupan sehari-hari dengan perasaan aman," katanya.

Seorang pekerja kantoran, Akifumi Sugihara (46) mengaku ini kali pertama dia kembali mendatangi stasiun kereta dalam satu tahun ini.

"Saya telah bekerja dari rumah selama lebih dari setahun, dan saya datang ke kantor di Tokyo karena (darurat) dicabut hari ini," katanya.

"Ini benar-benar sudah lama. Saya merasa ini adalah awal yang baru."

Jepang ingin memperluas kegiatan sosial dan ekonomi sembari mencegah munculnya gelombang infeksi Covid-19 baru di musim dingin.

Baca: IZ*ONE, Girlband yang Terbentuk dari Program Produce 48 Terdiri dari Perempuan Korea dan Jepang

Pemerintah mengatakan, saat ini Jepang masih membutuhkan waktu untuk membangun banyak fasilitas perawatan Covid-19 sementara dan melanjutkan program vaksinasi.

Meski kondisi darurat sudah dicabut, bar dan restoran belum bisa sepenuhnya beroperasi.

Tempat hiburan malam seperti ini diperbolehkan menyajikan alkohol dan buka satu jam lebih lama, namun harus sudah tutup pada pukul 9 malam.

Kasus Covid-19 harian di Jepang terus menurun hingga tercatat 1.600 kasus nasional pada Rabu lalu.

Padahal pada pertengahan Agustus lalu, kasus harian Covid-19 sempat naik hingga sejumlah 25.000.

Ahli mengaitkan penurunan jumlah kasus dengan kemajuan vaksinasi dan upaya masyarakat menjaga prokes karena khawatir dengan runtuhnya sistem kesehatan selama musim panas. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jepang Cabut Kondisi Darurat Covid-19, Kereta Mulai Dipadati Penumpang

# Jepang # Perdana Menteri # Penyebaran Covid-19 # protokol kesehatan

Editor: Kharis Ardiyansah
Video Production: Andheka Malestha
Sumber: Tribunnews.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved