Mancanegara

Setelah Dilarang di China, Kripto Justru Didukung di Singapura

Jumat, 1 Oktober 2021 19:19 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Di saat China melarang transaksi kripto, Singapura justru mengambil kebijakan sebaliknya.

Bank Sentral Singapura (MAS) telah resmi memberikan linsensi pada DBS Bank.

DBS Vickers, unit pialangnya DBS Bank, telah mendapat izin resmi dari dari MAS.

Dengan izin tersebut, DBS akan membangun status Singapura sebagai hub kripto.

Pemberian lisensi dipandang sebagai kunci bagaimana MAS akan mengatur sektor yang dianggap berisiko.

Lisensi tersebut memungkinkan DBS Vickers mendukung manajer aset dan perusahaan.

Dukungan tersebut antara lain memperdagangkan token pembayaran digital melalui DDEx.

Menurut kepala pasar modal DBS Eng-Kwok Seat Moey, izin tersebut memberikan keuntungan pada DBS.

"Pemberian izin akan dapat menambah volume dan mempercepat momentum pertumbuhan ekosistem," ujarnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dilarang di China, Transaksi Kripto Justru Didukung di Singapura

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved