Selasa, 7 April 2026

Terkini Daerah

Update Kasus Pembunuhan Subang Diduga Dilakukan Pembunuh Bayaran, Jejak dan Bukti Penting Hilang

Jumat, 1 Oktober 2021 09:03 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM, SUBANG - Berbagai upaya telah dilakukan oleh polisi untuk mengungkap misteri pembunuhan di Subang.

Diketahui, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan tewas tertumpuk di bagasi Toyota Alphard di rumahnya, Jalan Cagak, Subang (18/8/2021) lalu.

Penanganan pun dilakukan oleh Polsek Jalancagak hingga Mabes Polri akhirnya juga turun tangan.

Sebanyak tak kurang dari 25 orang saksi telah dimintai keterangan.

Namun, dari temuan di TKP, polisi sempat mengakui kasus Subang tersebut kompleks.

Baca: Perkembangan Kasus Subang, Kini Pemeriksaan Mulai Mengerucut pada 4 Saksi Terdekat Tuti dan Amalia

Krimonolog Unpad, Yesmil Anwar mengungkap kemungkinan dalam kasus tersebut.

Dari jejak temuan di TKP dan bagaimana cara penanganan kasus Subang itu, menurutnya, menarik dilihat kemungkinan pelaku profesional atau melibatkan pembunuh bayaran.

“Ini yang sangat menarik, kalau dilihat dari apakah ada, kejahatan ini dilakukan oleh orang-orang profesional? dalam tanda petik adalah pembunuh bayaran, ini bisa terjadi semacam itu,” ujar Krimonolog Unpad, Yesmil Anwar.

Yesmil Anwar menjelaskan tidak menutup kemungkinan di setiap kasus kejahatan, ada yang menyuruh melakukan, ada yang melakukan atau ada yang membantu melakukan.

Lantas, menurutnya pelaku itulah menjadi orang yang sedemikian sempurna merancang pembunuhan tersebut.

Baca: Pelaku Kasus Pembunuhan di Subang Diduga Masuk Lewat Pintu Belakang Rumah, Pintu Tidak Rusak

Karena sudah dirancang jejak tertentu bisa hilang.

“Akan tetapi dalam pengertian, tidak mungkin jejak hilang kecuali kalau (ada yang merencanakan, red),” jelasnya.

Dari simpulan itu kata Yesmil Anwar, keprofesionalan polisi dalam kasus Subang tersebut pun diuji.

Kendati demikian, saat ditanya terkait dugaan melibatkan pembunuh bayaran dalam kasus Subang, kepolisian belum bisa memberikan keterangan karena masih dalam penyidikan.

Sebelumnya, Yesmil Anwar menjelaskan kasus Subang pada dasarnya adalah kasus yang umum, yakni kasus pembunuhan.

Baca: Pelaku Pembunuhan di Subang Diancam Pidana Mati, Yosef Sewa Kuasa Hukum untuk Lancarkan Prosedur

Melihat dari penanganan kasus Subang, menurutnya, polisi siap bekerja dengan keprofesionalitasannya menggunakan proses penyelidikan dan penyidikan yang bergerak dari berbagai lini.

Mulai dari olah TKP, forensik dan alat bukti dalam pemeriksaan kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago meminta agar masyarakat tidak menduga-duga terkait pelaku perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan ibunya, Tuti di Kabupaten Subang.

Dikatakan Kombes Pol Erdi A Chaniago, hingga saat ini, penyidik masih terus bekerja untuk mengungkap para pelaku.

Sejumlah barang bukti yang diamankan, kata dia, masih terus dilakukan pendalaman.

Baca: Kalung Amalia Ditemukan di TKP dan Ada Darah seperti Bekas Orang Diseret Jadi Petunjuk Kasus Subang

"Biarkan rekan-rekan penyidik untuk bekerja, saat ini penyidik tengah melakukan pendalaman terkait masalah pembuktian secara konvensional.

Mulai dari olah TKP, kemudian mengarah kepada ditemukan beberapa hal-hal yang dicurigai baik melalui rekaman CCTV maupun yang lain," ujar Erdi, saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kamis (30/9/2021).

Dalam mengungkap pelaku ini, kata dia, penyidik tidak bisa asal menuduh tanpa bukti yang kuat.

"Tentunya membutuhkan waktu, kita tidak bisa semudah itu menuduh orang, tanpa kita mempunyai bukti-bukti dan petunjuk," katanya.

Ketika disinggung soal kendala dalam pengungkapan ini, pihaknya mengaku tidak ada kesulitan berarti.

Ia pun menduga bahwa pelaku melakukan pembunuhan ini dengan terencana.

"Pada prinsipnya tidak sulit, cuma kita membutuhkan waktu, karena menentukan tersangka itu harus dengan pembuktian.

Tapi kita akan upayakan mencari tersangkanya, ini merupakan suatu kejahatan yang luar biasa, kemungkinan terencana kita akan tetap mencoba fokus dalam rangkaian penyelidikan untuk tangkap tersangka," katanya.

Polisi mendapat kendala karena tidak adanya saksi peristiwa saat kejadian.

Hal itu kemudian kepolisian membutuhkan proses untuk mengungkapnya.

Pada akhirnya menelusuri jejak kejahatan tersebut lewat olah TKP dan pendekatan saintifik.

Sebagaimana pernah dijelaskan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan, beberapa waktu lalu.

“Sedikit kendala yang dihadapi oleh penyidik terutama tidak ada saksi pada saat berlangsungnya peristiwa tersebut jadi benar-benar penyidik menggunakan scientific investigation," ujarnya.

Dari temuan di TKP ada beberapa poin kejanggalan yang membuat kasus Subang dilakukan dengan kehati-hatian.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Pembunuhan di Subang Diduga Dilakukan Pembunuh Bayaran, Aksinya Terencana dan Tanpa Saksi

Editor: Bintang Nur Rahman
Video Production: Dimas Wira Putra
Sumber: TribunWow.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved