Sabtu, 11 April 2026

viral

Sempat Viral Mertua Tendang Pengantin Pria, Akad Kembali Dilanjutkan pada Hari yang Sama

Kamis, 30 September 2021 20:19 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah video yang merekam wali nikah mengamuk dan tendang mempelai pria saat ijab kabul. viral di media sosial.

Video tersebut direkam di Kelurahan Oimbo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima pada 14 Agustus 2021.

Wali nikah di video tersebut adalah K (54) dan calon menantunya berinsial AH (17).

Di video tersebut K yang menggunakan jas hitam dan menjabat tangan AH, calon menantunya.

Acara akad nikah terlihat berjalan lancar.

K juga sempat membacakan syahadat.

Tiba-tiba terdengar suara perempuan yang membuat proses akad nikah terhenti dan K menendang calon menantu yang ada di depannya.

Saking kerasnya tendangan calon mertua, AH terlihat melindungi dirinya dengan tangan dan jatuh ke arah kiri.

Dipicu kata-kata tak pantas dari keluarga Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Kota Bima, Iptu Jufri mengatakan penganiayaan terjadi karena K mendengar kara-kata tak enak dari keluarga mempelai pria.

"Keluarga dari korban melontarkan kata-kata yang kurang enak didengar oleh terlapor, sehingga saat terlapor mengucapkan lafadz kalimat syahadat di akhir kalimat, langsung mengucapkan kata-kata bote artinya monyet," kata Jufri dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Rabu (29/9/2021).

Baca: Viral Video Petugas Kesehatan yang Melewati Jalan Berlumpur di Solok Selatan, Sumatera Barat

Ia menjelaskan acara tersebut dihadiri petugas KUA Kecamatan Rasanae Timur Qadafi serta saksi dari kedua calon mempelai.

Akibat ucapan tersebut, K marah hingga menendang calon menantunya.

"Akhirnya saat itu suasana menjadi ricuh, selanjutnya terlapor bangun dari duduknya karena emosi lalu menendang kearah kepala AH sebanyak satu kali dengan menggunakan lutut kanan," kata Jufri.

Petugas SPKT Polsek Rasanae Timur sempat datang ke lokasi pernikahan untuk mengamankan situasi.

Sementara mempelai pria sempat diamankan ke rumah RT setempat.

Setelah situasi reda, keluarga pihak mempelai wanita meminta prosesi akad nikah tersebut dilanjutkan kembali.

Dikutip dari Tribunnews.com, Penghulu KUA Rasanae Timur, Kadafi membenarkan kejadian ini.

Baca: Viral Cerita Siswa Tak Punya HP untuk Belajar Online Datang ke Sekolah, Tas Kresek Jadi Sorotan

Ia mengaku, dirinya yang ditugaskan di acara tersebut.

Kadafi menjelaskan kedua belah pihak, baik dari calon pengantin wanita dan pria sepakat menggelar acara akad nikah hari Sabtu, 14 Agustus 2021.

Waktu akad nikah yang diajukan pihak pengantian laki-laki yakni pukul 10.00 Wita.

"Saya sebagai penghulu saat itu hadir di tempat acara lebih awal, sekitar setengah sembilan (08.30) Wita,” jelasnya.

Hingga pukul 11.00 Wita, calon pengantian pria dan keluarganya belum juga datang.

Keluarga calon pengantin wanita sudah mulai ribut.

"Saat itu keluarga calon pengantin pria ditelpon. Mereka minta ditunda pukul 14.00 Wita,’’ bebernya.

Karena akad nikah ditunda, Kadafi selaku penghulu pun pulang.

Baca: Fakta Viral Ibu Temani Anak Tes SKD CPNS di Banda Aceh yang Tempuh 200 Km Naik Motor, Ini Kisahnya

Dia kembali ke tempat acara setelah salat zuhur.

Tapi sampai pukul 14.00 Wita, keluarga pengantin pria belum juga datang.

"Keluarga pengantian wanita saat itu mulai ribut. Mereka pun kembali menelepon calon pengantin laki-laki. Akad nikah minta ditunda pukul 16.30 Wita,” tuturnya.

Kondisi itulah yang membuat si calon mertua emosi.

Setelah terlambat kurang lebih 6 jam, mempelai pria dan rombongan tiba di lokasi acara.

Kemudian acara dimulai seperti dalam video yang beredar.

Sebelum akad nikah, sudah ada masalah antar pihak keluarga.

”Masalahnya apa pihak keluarga yang bisa kasi penjelasan,’’ kata Kadafi.

Akad nikah dilanjutkan di masjid Kadafi melanjutkan penjelaannya, acara pernikahan hari itu tetap dilangsungkan.

Setelah kedua pihak ditenangkan, akad nikah akhirnya dilaksanakan di masjid setempat.

”Akad nikah tetap berlanjut dengan lokasi dipindahkan ke masjid terdekat dan ditemani oleh Babhin Kabtimas, Babinsa, ditambah 5 aparat polisi lainnya,” kata Kadafi.

Setelah selesai akad nikah, dilanjutkan dengan musyawarah antara pihak laki-laki yang diwakili bapaknya dan perempuan juga diwakili bapaknya.

Kadafi menganggap masalah tersebut sudah selesai karena kedua keluarga sudah bermusyawarah.

”Mengenai laporan ke polisi, saya tidak tahu,” jelasnya.

Dia pun kaget video pernikahan tersebut kini menjadi viral di media sosial.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita di Balik Video Calon Mertua Tendang Menantu Saat Akad Nikah, Emosi karena Mempelai Pria Terlambat 6 Jam"

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved