Terkini Daerah

Suami Bunuh Istri Pakai Palu di Malang, Pelaku Rekayasa Korban Tewas seolah Terjatuh di Kamar Mandi

Rabu, 29 September 2021 13:21 WIB
Surya Malang

TRIBUN-VIDEO.COM - Polresta Malang Kota mengungkap kronologi dan cara kejam suami membunuh istrinya di Sukun Kota Malang.

Fakta terkait pembunuhan Ratna Darumi Soebagio (56) diketahui berdasarkan pengakuan 'suaminya', Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56) yang ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara mendalam, Satreskrim Polresta Malang Kota merilis kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Emprit Mas No 10, RT 04 RW 07, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (28/9/2021).

Dalam rilis tersebut, terungkap bahwa tersangka pembunuhan adalah suami siri korban, yang bernama Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Baca: 7 Kali Nikah Cerai, Pria di Bandung Barat Nekat Bunuh Istri Sah di Hadapan Istri Siri karena Cemburu

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menjelaskan kronologi pengungkapan kasus tersebut.

"Pada hari Minggu (19/9/2021), anak korban berinisial BA (23) datang ke Polresta Malang Kota. Untuk melaporkan, bahwa ibunya yang berinisial RDS (56) meninggal tidak wajar," ujar BuHer, Selasa (28/9/2021).

Setelah itu, tim Inafis dan Reskrim Polresta Malang Kota melakukan olah TKP dan autopsi jenazah korban, yang saat itu sedang disemayamkan di Tempat Persemayaman Yayasan Gotong Royong.

Dari hasil olah TKP dan autopsi, polisi menemukan adanya beberapa kejanggalan.

Termasuk keterangan tetangga di sekitar rumah korban, yang sempat mendengar suara teriakan minta tolong.

"Pada Senin (20/9/2021), dari bukti-bukti yang dikumpulkan, penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota menyimpulkan bahwa itu adalah pembunuhan.

Kemudian pada Selasa (21/9/2021), penyidik menangkap tersangka yang merupakan suami siri korban, berinisial SL (56)," jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengakui telah membunuh korban menggunakan kepala palu.

"Jumat (17/9/2021) sekitar pukul 22.30 WIB, korban sedang mandi di dalam kamar mandi. Setelah itu, tersangka langsung masuk ke kamar mandi, kemudian memukulkan kepala palu berkali-kali," terangnya.

Baca: Mantan TKW Bunuh Suami Sendiri setelah Menolak Diajak Berhubungan Suami Istri, Takut Dianggap Zina

Setelah korban tidak bergerak, tersangka langsung membersihkan darah pada tubuh korban.

Setelah itu, tubuh korban diposisikan di dekat kloset kamar mandi, agar korban dikira meninggal karena terjatuh dan terbentur kloset.

"Kemudian, tersangka menggunakan pipa plastik untuk menutup grendel pintu kamar dari bagian luar. Sebagai alasan, bahwa korban meninggal karena terjatuh di kamar mandi," ungkap Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Rimabodo.

Perlu diketahui, posisi kamar mandi tersebut berada di dalam kamar tidur korban.

Tinton juga mengungkapkan, cara tersangka menghabisi istri sirinya tersebut.

"Tersangka mendekap korban dari belakang, lalu kepala palu itu langsung dipukulkan . Sehingga, korban langsung meninggal dunia," bebernya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka Sofianto Liemmantoro alias Sofyan terancam meringkuk di dalam penjara dalam waktu yang lama.

"Tersangka kami kenakan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP. Dengan ancaman hukuman adalah hukuman mati, penjara seumur hidup, atau hukuman penjara maksimal 20 tahun," tandas Tinton.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ratna Darumi Soebagio (56), menjadi korban pembunuhan oleh suami sirinya yang bernama Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56)

Kejadian itu terjadi pada Jumat (17/9/2021) malam di Jalan Emprit Mas No 10, RT 04 RW 07, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Sebelum ditemukan meninggal, Ratna Darumi sempat terlibat cekcok dengan suami sirinya tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul FAKTA Pembunuhan Istri oleh Suami di Sukun Kota Malang Diungkap, Ratna Darumi Didekap Saat Mandi

Baca berita terkait lainnya di sini 

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Fitriana SekarAyu
Sumber: Surya Malang

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved