Yandex

Terkini Daerah

Kasus Keributan Satpam dengan Warga Perumahan Berbuntut Panjang, Kini Polisi tetapkan Satu Tersangka

Sabtu, 25 September 2021 22:37 WIB
Warta Kota
Editor: Danang Risdinato | Video Production: Arief Miftakhul Firdaus

TRIBUN-VIDEO.COM - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat saat ini telah menetapkan satu orang tersangka terkait kasus keributan Grombolan Satpam dengan Warga di Komplek Permata Buana Kembangan.

Kompol Joko Dwi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menegaskan saat ini pihaknya telah menetapkan satu tersangka.

Tersangka diketahui berinisial WH.

WH yang merupakan salah satu dari 16 satpam yang diduga melakukan perampasan mobil, berstatus sebagai kepala satpam di komplek perumahan tersebut.

"Sudah ada tersangka satu orang. WH (inisial tersangka),"jelas Kompol Joko Dwi Harsono, dikonfirmasi, Sabtu (25/9/2021).

Joko menambahkan, WH ditetapkan tersangka setelah anggotanya memeriksa 16 satpam perumahan tersebut.

Sebagai kepala satpam, WH menjadi otak yang menggerakkan para satpam.

Terkait kasus ini, Kapolsek Jakbar menjelaskan bahwa tersangka dalam kasus ini akan dikenakan pasal 335 tentang pengancaman.

Baca: Viral Video 17 Satpam Datangi Rumah Warga Perumahan, Diduga Hendak Peras dan Intimidasi

Pungli satpam

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono menegaskan pihaknya kini tengah mendalami kasus pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan satpam Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat.

Pihaknya pun kini tengah meningkatan status kasus menjadi penyidikan.

Belasan satpam yang sempat cekcok dengan warga perumahan dan viral di media sosial itu kini diperiksa sebagai saksi.

"Kasusnya sudah naik sidik, artinya akan dilakukan penyidikan. Kalau agenda berikutnya untuk terlapor dalam hal ini satpam sudah bukan wawancara lagi, tapi sudah kita periksa sebagai saksi," terang Kompol Joko Dwi Harsono pada Kamis (22/9/2021).

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga ada praktik pungli yang memicu keributan antara satpam vs warga tersebut.

Walau begitu, pihaknya masih melakukan pemeriksaan sekaligus mendalami pemicu keributan yang diduga berasal dari aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan para satpam.

Baca: Oknum Satpam RSUD Abdul Moeloek Diduga Pukul Seorang Nenek Penjual Kopi hingga Bibir Korban Berdarah

Selain itu, adanya aksi perampasan kendaraan milik warga yang diduga dilakukan para satpam

"Saat ini masih berproses. Untuk sementara diduga ada pungli, termasuk perampasan kendaraan," jelas Kompol Joko Dwi Harsono.

"Karena kalau yang viral itu kan mobilnya disuruh pergi. Itu yang jadi fokus kami," ungkapnya

Viral Satpam Intimidasi Warga Perumahan

Aksi keributan antara warga dan puluhan satpam terjadi di Kompleks Perumahan Permata Buana di Jalan Pulau Pantara, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (20/9/2021).

Video rekaman keributan ini sempat viral di media sosial.

Dalam narasi di video dituliskan 'Salah satu warga Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat diduga diintimidasi sejumlah sekuriti karena tidak mau memberikan sejumlah uang'.

"Jadi ada salah satu warga mengirimkan barang berupa tanaman hias, tiba-tiba dihadang oleh security kurang lebih 20 orang melarang menurunkan tanaman ke rumah warga tersebut dan mobil tanamannya diambil alih karena tidak mengasih uang keamanan," kata narasi di video tersebut.

Dalam video berdurasi sekira dua menit itu terlihat sekumpulan satpam beradu mulut dengan beberapa warga di dekat mobil bak terbuka.

Mobil bak terbuka itu terlihat mengangkut sejumlah pot tanaman.

Namun, warga yang hendak menaruh pot ke atas mobil bak itu dihalangi belasan satpam.

Tak ayal, keributan pun terjadi antara warga dan satpam.

Baca: Satpam di Semarang Ditemukan Meninggal dengan Kondisi Sujud di Atas Sajadah

Bahkan, mereka terekam saling dorong.

Terkait hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan pihaknya telah menerima laporan keributan yang terjadi Senin (20/9/2021) kemarin.

Pihaknya pun kini tengah memeriksa dan meminta keterangan 16 orang Satpam yang diduga ada di dalam video tersebut.

"Yang sedang kita sidik ini memang berdasarkan laporan korban ada praktik pungli. Satpam yang 17 itu kerja, tapi praktik itu ada yang memerintah," ungkap Kompol Joko Dwi Harsono.

"Nanti kita lihat siapa yang berperan atau tokoh utamanya terkait perintah untuk penarikan uang deposito yang diduga itu pungli," kata dia.

(*)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Buntut Keributan Satpam dengan Warga Perumahan di Kembangan, Kepala Satpam Jadi Tersangka

# viral di media sosial # Polres Metro Jakarta Barat # Kompol Joko Dwi Harsono # Satpam

Sumber: Warta Kota
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved