Yandex

Kabar Selebriti

Tukul Arwana Dikabarkan Pendarahan Otak karena Vaksin Covid-19, Dokter Beri Klarifikasi

Sabtu, 25 September 2021 20:32 WIB
Tribunnews.com
Editor: Dita Dwi Puspitasari | Video Production: Dimas Wira Putra

TRIBUN-VIDEO.COM - Kabar komedian Tukul Arwana mengalami pendarahan otak karena vaksin covid-19, langsung dibantah. Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), dr Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC, MARS mengklarifikasi.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers virtual pada Jumat (24/9/2021).

"Kami tegaskan tidak ada hubungan pendarahan dengan vaksin Covid-19," ujar Mursyid.

"Apapun jenis vaksinnya, apapun mereknya Belum ada yang mengatakan, ada risiko stroke pendrahan akibat vaksin," lanjutnya.

Ia menegaskan belum ada penelitian ilmiah yang menyatakan hubungan bahwa vaksin menyebabkan stroke pendarahan otak.

"Ini perlu kita klarifikasi tidak ada hubungan stroke pendarahan otak dengan vaksin Covid-19," jelas Mursyid.

Baca: Hanya Bisa Ditemui sang Anak, Tukul Arwana Belum Bisa Dijenguk Pascaoperasi

Dr Mursyid menuturkan, penyebab terjadi stroke pendarahan otak adalah terjadi saat tidak kuatnya pembuluh darah di otak menahan tekanan darah yang tinggi sehingga ada kebocoran.

"Sudah ada potensi untuk bocor atau pecah, yang waktu tertentu tekanannya meningkat tidak kuat lagi menahan sehingga pembuluh darah itu pecah sehingga mengganggu fungsi otak di sekitarnya," jelas Mursyid Bustami.

Ia mengatakan, pasien stroke pendarahan sebelumnya tidak mengalami keluhan apa-apa.

Namun kemudian setelah terjadi pecah pembuluh darah maka 70 persen pasien mengalami gejala sakit kepala.

"Gejala lain juga mengalami penurunan kesadaran," tuturnya.

Sebelumnya, sang pelawak jarang sakit, hanya merasakan sakit kepala saja,

Manajer Tukul Arwana, Rizky Kimun mengtakan selama ini, Tukul Arwana sama sekali tidak memiliki keluhan sakit yang parah, termasuk kabar mengenai pendarahan otak.

"Selama saya ikut sama beliau (Tukul) tidak ada sakit keras. Cuma pusing-pusing yang wajar aja, minum obat pusing ya hilang. Dia sehat-sehat aja," ucapnya.

Direktur Utama dari RS PON, dr Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC, MARS mengatakan, apa yang dialami Tukul Arwana bagian dari penyakit stroke.

Ada dua jenis stroke, pertama stroke akibat penyumbatan pembuluh darah dan kedua stroke akibat penyumbatan pembuluh darah di otak.

"Setidaknya ada sekitar 20 persen stroke pendarahan otak dan yang lain adalah penyumbatan pembuluh darah," ujarnya dalam konferensi pers virtual pada Jumat (24/9/2021).

Dr Mursyid membeberkan, penyebab terjadinya stroke pendarahan otak.

"Stroke tidak sekonyong-konyongnya datang tanpa faktor yang mendasari.

Faktor risiko ada yang dikendalikan dan tidak bisa dikendalikan," imbuhya.

"Bisanya faktor usia semakin tua maka semakin berisiko terhadap stroke," lanjut dr Mursyid.

Sementara untuk faktor yang dikendalikan, seseorang dapat mencegah pendarahan otak dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Seseorang yang berisiko mengalami pendarahan otak adalah pasien yang memiliki komorbid seperti Hipertensi, Diabetes Miletus, Kencing Manis, maupun pasien dengan gangguan pembekuan darah dan irama jantung serta kolestrol.

"Biasanya karena hidup tidak sehat misalnya tidak seimbang pola istirahat dan pola bergerak," ungkapnya.

Selain itu, pasien yang komorbid harus berobat dan melakukan pemeriksaan secara teratur dan terkontrol untuk menghindari risiko pendarahan otak.

Baca: Bantah Tukul Arwana Alami Sakit Lantaran Disuntik Vaksin, Dokter Sebut Tak Ada Penjelasan Ilmiah

Ega bahkan menyebut kini ayahnya sudah dapat merespon dengan menggerakan anggota badannya. Terlepas dari itu, kini Tukul masih harus membutuhkan istirahat intensif.

"Tapi sudah menunjukan progres yang positif, sudah mulai respon, sudah mulai menggerakan tangan kaki, saat ini mungkin butuh istirahat intensif, keterangan dokter seperti itu," katanya.

Pemilik nama lahir Tukul Riyanto ini sebelumnya telah melakukan operasi, lebih lanjut pihak dokter begitupun keluarga masih menunggu hingga luka bekas operasi membaik dan selanjutnya dilakukan pemulihan.

"Masih dalam perawatan sih, info terakhir setelah penindakan ini menunggu pembengkakan di kepala kan setelah dilakukan operasi, mereda abis itu pemulihan," tutupnya.

(Tribunnews.com/Rina Ayu/Fauzi Alamsyah) (Wartakota/Arie Puji Waluyo/ARI).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Klarifikasi Dokter Soal Kabar Tukul Pendarahan Otak karena Vaksin Covid-19, Sebut Pemicu Stroke

Baca berita terkait lainnya

Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Tukul Arwana   #RSPON   #vaksinasi   #vaksin   #Covid-19   #pendarahan otak
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved