Minggu, 12 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Hindari Klaster Baru, Prokes PON Papua Diperketat, Atlet Datang H-3 & Pulang H+3 seusai Bertanding

Kamis, 23 September 2021 20:59 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua digelar dengan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini dilakukan agar tak ada klaster baru di Papua saat ajang PON XX berlangsung.

Sejumlah peraturan diperketat mulai dari kedatangan hingga kepulangan para peserta.

Saat dikonfimasi, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto memberikan jawaban.

Gatot menyebut, pihaknya bersama dengan Kemenkes dan Satgas Covid-19 terus memonitor penerapan protokol kesehatan di PON Papua nanti.

Dikutip dari Tribunnews.com, hal ini penting dilakukan, agar tak ada klaster baru setelah gelaran PON XX Papua.

"Nah. yang paling menarik bahwasanya ini adalah gawe yang sangat besar sekali tapi jangan sampai menimbulkan kluster baru di Papua, kami tidak ingin ada cerita gara-gara PON ada kluster baru di sana, terus covid yang sudah menurun malah jadi naik,” ujar Gatot.

Gatot menyadari, protokol kesehatan dalam menggelar event olahraga terlebih multievent memang sangat tepat bila mengadopsi aturan yang sebelumnya diterapkan oleh Jepang pada Olimpiade 2020.

Baca: Dukung PON Papua, KRI Soeharso akan Disiagakan di Jayapura, Bisa Lakukan Perawatan di Atas Kapal

Baca: Kemendikbud Temukan 25 klaster Covid-19 Efek Pembelajaran Tatap Muka, Begini Respon Pemprov DKI

Akan tetapi menurutnya, aturan tersebut tak bisa semuanya diterapkan di PON.

Pasalnya, mengingat banyak kendala yang dialami salah satunya terkait anggaran.

Meski demikian, ada aturan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Papua.

Gatot mengatakan, sebelum mengikuti gelaran acara, seluruh peserta dari setiap daerah harus menjalani tes PCR.

Setibanya, di perkampungan atlet, peserta akan kembali dilakukan pengecekan.

“Memang kami tidak copy paste seperti yang di Tokyo. Atlet din sini itu cukup sebelum berangkat dari daerah-darah itu tes PCR, kemudian di sana begitu tiba di perkampungan atlet akan ada pengecekan lagi,” kata Gatot.

Selain itu, untuk mengurangi penyebaran Covid-19, panitia juga membuat aturan ketat bersama satgas dan PMK.

Selain menjalani PCR, peserta harus datang ke lokasi H- 3 dan pulang ke daerah masing-masing H+3 seusai acara.

“Untuk mengurangi risiko penyebaran (covid-19) Kami buat aturan ketat bersama satgas dan PMK. Contohnya atlet datang H-3 dan pulang H+3, itu sudah harus pulang, tidak ada kata solidaritas kontingen dulu,” pungkasnya.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prokes PON Papua: Atlet Datang H-3 dan Pulang Tiga Hari Setelah Pertandingan

# PON XX # penyebaran Covid-19  # Papua

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Tri Suhartini
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #PON XX   #Penyebaran Covid-19   #Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved