Selasa, 21 April 2026

Terkini Daerah

Heboh Kerajaan Angling Dharma, Jubir Angkat Bicara Sebut Kabar soal Kerajaannya Terlalu Berlebihan

Kamis, 23 September 2021 20:52 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Juru Bicara Kerajaan Angling Dharma, Aki Jamil Badranaya buka suara menanggapi berbagai sorotan terkait munculnya kerajaan yang berada di Pandeglang, Provinsi Banten ini.

Menurut Aki Jamil, kabar soal kerajaan yang terletak di Kampung Salangsari, Desa Pandat, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang ini berlebihan.

Sebab, pihaknya tidak pernah menyebut kawasan tersebut sebagai sebuah kerajaan.

Bahkan, pihaknya juga tidak pernah menyebut pemimpin mereka, yakni Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus sebagai raja.

Aki Jamil hanya membenarkan, sang pemimpin disebut dengan nama Baginda atas dasar sikapnya yang bijaksana.

"Kalau berbicara kerajaan, saya klarifikasi itu pemberitaan bohong, terlalu berlebihan. Disini tidak ada Kerajaan Angling Dharma atau pun menyematkan seorang raja."

"Memang beliau orangtua kami panggilannya baginda, beliau memang orang yang bijaksana dan peduli terhadap masyarakat."

Aki Jamil berspekulasi, nama Kerajaan Angling Dharma diberikan setelah ada media lokal yang meliputnya.

Padahal, pihaknya tidak pernah menyematkan diri sebagai kerajaan.

Menurutnya, hanya ada simbol nama Angling Dharma yang tersemat di dalam bangunannya.

Aki Jamil menduga, dari simbol itu lah nama Kerajaan Angling Dharma muncul ke publik.

"Mungkin kemarin ada penyerahan kunci di Kecamatan Pagelaran, ketika itu ada sebuah media regional yang memberitakan berlebihan."

"Karena ketika mereka ambil gambar di lokasi di tempat kami, memang bangunannya menyerupai kerajaan."

"Kami tidak mengatakan bahwa ada sbeua kerajaan Angling Dharma, cuma disitu hanya ada simbol Angling Dharma," ungkapnya.

Di sisi lain, terkait dengan pakaian Baginda yang menyerupai Raja, Aki Jamil tidak memandangnya berlebihan.

Sebab, menurutnya, sosok sang pemimpin memang kerap kali berpakaian nyentrik bak seorang raja.

"Kalau untuk berpakaian memang beliau selalu nyentrik, kadang juga berpakaian ala pendekar, memang beliau begitu, nyeleneh," ujarnya.

Baca: Juru Bicara Kerajaan Angling Dharma Buka Suara, Iskandar Tak Pernah Klaim Dirinya Seorang Raja

Awal mula berdiri

Di sisi lain, Aki Jamil Badranaya mengatakan, kekuasaan yang didapatkan baginda bermula pada 2004.

Saat itu, Jamaludin telah selesai bertapa di sebuah gunung untuk mempelajari sebuah ilmu.

Setelahnya, kata Jamil, Jamaludin mendapat kedigdayaan menjadi raja dari makhluk gaib.

"Pengangkatan ini bukan keinginan baginda bukan juga keinginan masyarakat, tapi memang perintah dari sana-nya, dari Sang Pencipta," kata dia.

Sejak saat itu, warga di sekitar selalu percaya akan setiap ucapan dari Jamaludin.

Baca: Polisi Beberkan Hasil Investigasi Soal Kerajaan Angling Dharma yang Muncul di Pandeglang Banten

Dikenal dermawan

Di mata warga, Jamaludin disebut sebagai sosok yang berjiwa sosial tinggi.

Ia bahkan sudah membangun 30 rumah tidak layak huni sejak 2019.

Rumah yang dibangun tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pandeglang.

Jamil menuturkan, rumah itu dibangun atas inisiasi Jamaludin.

"Total 30 rumah dibangun, tersebar di kecamatan Mandalawangi, Menes, Pagelaran," ujar Jamil, Rabu (22/9/2021).

Diceritakan Jamil, puluhan rumah tersebut dibangun sebagian besar dananya dari kantong pribadi.

Sementara sisanya merupakan bantuan dari para santri yang menyumbang material hingga uang.

Adapun Jamaludin memiliki sejumlah pesantren dengan ratusan santri.

Rumah yang dibangun oleh Jamaludin pun memiliki ciri khusus, di antaranya adalah bertuliskan Angling Dharma. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jubir Angling Dharma Buka Suara, Sebut Kabar soal Kerajaannya Terlalu Berlebihan: Itu Berita Bohong

Baca berita terkait lainnya

Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Angling Dharma   #Kerajaan   #Banten   #Pandeglang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved