Terkini Daerah

Lebih dari Sebulan Kasus Subang, Andai Tak Terungkap Keluarga Tuti Bereaksi Beri Tanggapan Tegas

Kamis, 23 September 2021 08:15 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang ditemukan tak bernyawa di dalam bagasi mobil Alphard pada 18 Agustus 2021 belum terpecahkan.

Lebih dari sebulan, kasus Subang kematian ibu dan anak itu belum juga terungkap.

Sejak penemuan mayat di Subang itu, kepolisian langsung melakukan pemeriksaan.

Kendati demikian, sampai berita ini dimuat pemeriksaan itu pun belum kunjung selesai.

Kini mencuat, andai kasus Subang tak terungkap, keluarga Tuti pun bereaksi dan memberikan tanggapan tegas.

Kepolisian belum mengungkap siapa tersangka yang bertanggung jawab atas kematian kedua korban perampasan nyawa di Subang itu.

Berbagai pemeriksaan pun padahal sudah dilakukan.

Baca: Yosef Sayangkan Spekulasi Liar hingga Hal Mistis pada Kasus Pembunuhan Subang yang Menyudutkannya

Mulai dari pemeriksaan para saksi, olah TKP, barang bukti dan pemeriksaan terpadu lainnya.

Sulitnya kasus Subang untuk diungkap karena kepolisian mendapat kendala.

Selain tak adanya saksi saat kejadian, menurut penyidik Bareskrim, kasus Subang tersebut tak sederhana.

Terkendalanya proses penyidikan itu akhirnya membuat kepolisian berhati-hati untuk mengungkap tersangka.

Di sisi lain, lamanya kasus Subang itu belum terungkap membuat keluarga korban kesal.

Seperti yang diungkap oleh kakak dari Tuti, Yeti Mulyati (60) saat ditemui Tirbunjabar.id, beberapa waktu lalu.

"Kesel aja, pengen cepet-cepet terungkap,” ujar Yeti Mulyati.

Saat ditanya wartawan andai kasus Subang penyebab dan pelaku Tuti dan Amalia itu tak terungkap, keluarga Tuti bereaksi.

Yeti memberikan tanggapan kasus Subang andai tak terungkap menurutnya keterlaluan.

“Ah, itu mah keterlaluan, harus terus, sampai kapanpun, harus gitu, gak ada istilah mundur,”

“Dengan cara lain pun, pokoknya jadi aja, apapun itu, yang penting harus ketemu,” tegasnya.

Yeti menambahkan pihaknya akan bersabar meski penyidikan berjalan alot dan lamban.

Ia menyadari pihak kepolisian pun masih berjuang dalam mengungkap kasus kematian adik dan keponakannya itu.

Hanya saja Yeti berharap kepolisan lebih teliti dalam menangani kasus tersebut.

Ia pun mengaku merasakan penyidikan kasus perampasan nyawa Tuti dan Amalia tak sesederhana yang dipikirkannya.

Baca: Sikap Yosef saat Mengabarkan Tuti Diculik Dicurigai, Keluarga Korban Pembunuhan Subang: Kayak Akting

Bagaimana Yeti merasakan kepiluan kematian orang terdekatnya itu dirampas nyawanya dengan keji.

“Karena kan ini bukan masalah ringan, ini masalah pembunuhan, yang katanya gak cukup dibunuh, digusur, dibuka bajunya,” ujarnya.

Tak ayal, uwak dari Amalia itu menyebut pelaku merampas nyawa kedua korban seperti kekejaman pada jaman Partai Komunis Indonesia (PKI).

Yeti mengatakan, dirinya sangat emosi ketika mengingat kembali apa yang sudah terjadi kepada adik serta keponakannya tersebut.

"Kalo diingat-ingat benci aku dendam sekali sama yang ngebunuh itu, keji banget pokonya itu," kata Yeti sambil menahan tangis.

Kemudian Yeti mengenang, bagaimana sosok Tuti dan Amalia semasa hidup.

Menurutnya sosok Tuti dan Amalia dikenang baik oleh warga, tak hanya keluarga.

Yeti mengaku masih terbayang, kebaikan dan keceriaan kedua korban saat bersama keluarga.

Ia pun mengaku tak pernah terbesit sekalipun akan kehilangan kedua orang yang sangat dicintainya tersebut dengan cara tak wajar.

Oleh karena itu, Yeti sangat mengharapkan kasus Subang kematian adik dan keponakannya itu bisa segera diungkap polisi. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Andai Kasus Subang Tak Terungkap Keluarga Tuti dan Amalia Bereaksi Beri Tanggapan Tegas: Keterlaluan

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Restu Riyawan
Sumber: Tribun Jabar

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved