Terkini Daerah

Geram Pelaku Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Masih Berkeliaran, Kakak Tuti Minta Polisi Lebih Teliti

Rabu, 22 September 2021 21:57 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM - Kakak tertua Tuti Suhartini (55), Yeti Mulyati kesal lantaran kasus pembunuhan adik dan keponakannya hingga kini belum terungkap.

Hingga hari ini, Rabu (22/9/2021), kasus pembunuhan yang menimpa Tuti dan Amalia Mustika Ratu (23) sudah berlalu selama 35 hari.

Seperti diketahui, jasad Tuti dan Amalia ditemukan di dalam bagasi mobil rumah mereka di Desa Jalan Cagak, Kampung Ciseuti, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/9/2021).

Polisi masih menyelidiki siapa dalang kasus pembunuhan sadis ibu dan anak tersebut.

Polres Subang bahkan kini dibantu oleh tim dari Bareskrim Mabes Polri.

Baca: Banyak Spekulasi Mistis Kasus Subang, Kuasa Hukum Sebut akan Tindak Spekulasi yang Menyudutkan Klien

Bantuan dari Mabes Polri itu didapatkan guna menyelidiki lebih dalam soal siapa sosok pembunuh Tuti dan Amalia.

Terus memantau perkembangan polisi terkait kematian Tuti dan Amalia, Yeti tampak gemas.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Kompas TV, Yeti mengaku ingin dalang pembunuhan adik dan keponakannya cepat terungkap.

Meski begitu, Yeti menghormati polisi yang sampai saat ini masih bekerja keras mengungkap kasus pembunuhan Tuti dan Amalia.

"Ingin cepat-cepat banget. Tapi mungkin pihak kepolisian harus lebih teliti lagi menghadapi ini. Karena ini kan bukan masalah ringan, ini masalah pembunuhan," ungkap Yeti dikutip pada Rabu (22/9/2021).

Dengan mata berkaca-kaca, Yeti mengurai ultimatum kepada pembunuh adik dan keponakannya.

Yeti mengaku dendam dengan sang pelaku yang hingga kini masih misterius.

"Bia***. Aku dendam sekali sama orang yang ngebunuh," ujar Yeti.

Sambil menangis, Yeti pun mengenang sosok almarhumah Tuti.

Diakui Yeti, Tuti adalah sosok yagn baik hati.

Baca: Sikap Yosef saat Mengabarkan Tuti Diculik Dicurigai, Keluarga Korban Pembunuhan Subang: Kayak Akting

Bahkan tak cuma keluarga, Tuti juga berlaku baik kepada semua orang, terlebih tetangganya.

Sikap baik itu juga ditularkan kepada almarhumah Amalia.

Gadis cantik usia 23 tahun itu diakui Yeti adalah sosok yang murah hati dan senang membantu.

"Dia mah orangnya baik. Enggak cukup dengan kakaknya. Kata orang juga dia mah orangnya baik, ramah. Anaknya juga begitu, Amel suka jajanin kalau ada yang enggak punya duit. Enggak ada satupun yang ngejelekin," ungkap Yeti sambil terisak.

Maka tak heran jika saat doa bersama, banyak warga yang datang untuk mendoakan mendiang Tuti dan Amalia.

Atas doa dari masyarakat, Yeti mengucapkan terima kasih.

Baca: Seusai Sidik Jari Yosef Ditemukan di TKP Pembunuhan di Subang, Polisi Lakukan Tes Kebohongan

"Makanya yang ngaji juga banyak. Dari desa lain juga banyak. Alhamdulillah terima kasih yang mendoakan. Mudah-mudahan kebaikannya dibalas oleh Allah SWT," ungkap Yeti.

Kembali teringat dengan kasus pembunuhan Tuti dan Amalia yang belum terungkap, Yeti kembali marah.

Seandainya kasus pembunuhan tersebut tidak terpecahkan, Yeti mengaku akan terus mengejar sosok pelaku.

Yeti lantas mengultimatum pembunuh adik dan keponakannya itu dengan tegas.

"Itu mah keterlaluan. Harus terus (diselidiki), sampai kapanpun harus, enggak ada istilah mundur. Dengan cara lain pun akan jadi. Yang penting harus ketemu siapa (pembunuhnya) meskipun lamban. Insya Allah Saya akan mencari (cara) lain," ungkap Yeti dengan nada marah. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Pembunuh Amalia Masih Berkeliaran, Kakak Tuti Geram Minta Polisi Teliti : Ini Bukan Masalah Ringan

# Tuti Suhartini # Amalia Mustika Ratu # Update Pembunuhan di Subang # Pelaku Pembunuhan ibu dan anak di Subang

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Fitriana SekarAyu
Sumber: Tribunnews Bogor

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved