Terkini Daerah

2 Orang Tokoh KNPB Ditangkap, Jadi Dalang Pembakaran Puskesmas dan Penyerangan Nakes di Kiwirok

Sabtu, 18 September 2021 08:35 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEO.COM - Setelah pembakaran fasilitas umum dan membunuh satu tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, dua pentolan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di wilayah tersebut ditangkap.

Hal ini dikatakan Komandan Korem (Dandrem) 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com, Jumat (17/9/2021) di Makodam XVII/Cenderawasih.

“Saya mau tegaskan, aksi penyerangan di Kiwirok ini tidak sama dengan aksi KKB di beberapa daerah di wilayah pegunungan Papua. Jadi yang menyerang ini KNPB yang di backup oleh KKB,” kata Izak.

Baca: Pengakuan Nakes Korban Penyerangan KKB di Puskesmas Kiwirok, Ditendang ke Jurang dan Ditelanjangi

Dikatakan pascaaksi tersebut, pihak aparat gabungan telah menangkap dua orang aktivis KNPB di wilayah tersebut.

Dua aktivis tersebut adalah Ketua KNPB Pegunungan Bintang dan Ketua KNPB Kiwirok.

“Inisialnya YO dan KO,” tukasnya.

Hingga kini, kata Izak, pihaknya bersama Satgas Nemangkawi dan juga dari Polda Papua sedang memburu para pelaku tersebut hingga ke akar-akarnya.

“Hidup atau mati, kami akan tumpas mereka yang selalu melakukan kekacauan. Kalau dibiarkan, mereka akan tambah melakukan kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil,” tukasnya.

Sekadar diketahui, akibat insiden di Distrik Kiwirok, satu nakes meninggal dunia atas nama Gabriella Melani yang saat ini masih dalam proses evakuasi dari lokasi.

“kalau cuaca bersahabat almarhum (Gabriella Melani) dievakuasi dari juran dan diterbangkan ke Jayapura,” tutup Izak.

Baca: Kisah Nakes Selamat dari Serangan KKB dan KNPB di Kiwirok: Kami Berlari Sekuat Tenaga

Ratusan Nakes Berduka

Prihatin atas aksi kekerasan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), ratusan tenaga kesehatan se-Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar Long March di Oksibil, Kamis (16/9/2021) sore.

Ratusan tenaga kesehatan itu pun melakukan aksi bakar 1000 lilin dilakukan sepanjang jalan Protokol di Kota Oksibil Pegunungan Bintang.

Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito ketika dikonfirmasi membenarkan aksi bakar lilin oleh para tenaga medis.

“Iya ada aksi bakar 1000 lilin dari rekan seprofesi korban,” jelasnya melalui pesan singkat, kamis (16/9/2021) sore.

Kata Cahyo, ada 250 nakes yang melakukan Long March.

“Kegiatan itu dipimpin langsung Kadis Kesehatan,” singkatnya.

Cahyo menjelaskan selain pernyataan sikap, ratusan nakes itu pun memasang bendera hitam sebagai tanda duka mendalam.

“Pemasangan bendera hitam sebagai tanda duka yang mendalam atas gugurnya rekan sejawat Nakes dalam tugas pengabdian pelayanan kesehatan di Distrik Kiwirok,” bebernya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul 2 Pentolan KNPB di Pegunungan Bintang Ditangkap Pascaaksi Pembunuhan Nakes

Baca berita terkait lainnya

 
Editor: Dita Dwi Puspitasari
Video Production: Sigit Setiawan
Sumber: Tribun Papua

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved