Yandex

Terkini Daerah

Kriminolog Ungkap 3 Motif Utama Pembunuhan Tuti dan Amel di Subang, Singgung Semua Saling Terkait

Sabtu, 18 September 2021 07:48 WIB
Tribunnews.com
Editor: Dita Dwi Puspitasari |

TRIBUN-VIDEO.COM - Sudah sebulan tapi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang Jawa Barat belum juga terungkap.

Polisi belum menemukan titik terang pelaku pembunuhan keji tersebut.

Kriminolog Unpad, Yesmil Anwar menyoroti kasus pembunuhan di Subang yang tak kunjung rampung itu.

Yesmil menduga kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang itu merupakan pembunuhan berencana.

Baca: Puslabfor dan Bareskrim Polri Datangi TKP Pembunuhan di Subang, Cek Kembali Temuan Darah di Rumah

Yesmil menyebut jika petunjuk mengarah kepada pembunuhan berencana, sebaiknya polisi segera menelusuri motif pembunuhan tersebut.

Terlebih, kata Yesmil, dalam setiap kasus pembunuhan berencana selalu menyangkut tiga motif utama.

Ketiga motif utama tersebut yakni motif asmara, harta dan tahta.

"Ketiga motif tadi selalu menjadi latarbelakang dari orang melakukan tindak kejahatan. Dengan demikian maka pihak kepolisian harus menelusuri kemungkinan dari ketiga motif tersebut."

"Apakah ada kaitannya dengan masalah finansial (harta) kekuasaan (tahta), atau asmara termasuk hubungan sosial antara korban dengan pelaku, termasuk karakter korban dengan orang lain semasa hidupnya," kata Yesmil kepada TribunJabar.id, baru-baru ini.

Baca: Saat Cerita Kronologi Pembunuhan di Subang, Pakar Psikolog: Ada Ekspresi Ketakutan dari Yosef

Mengingat saat penemuan kedua korban tersebut, tidak ada barang berharga yang hilang.

Terkait ketiga motif tersebut, sejauh ini polisi menemukan terdapat keterkaitan.

Yakni Yosef memiliki istri muda, sedangkan soal kekuasan atau tahta, Yosef bersama Yoris dan Amalia merupakan pengurus sebuah yayasan.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengapa Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Terungkap? Ini Kata Kriminolog

# Pembunuhan # Subang # kriminolog # Kriminolog Universitas Padjadjaran Yesmil Anwar

Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved