Yandex

Viral di Medsos

Setelah Viral Terlibat Keributan dengan Ketua RT, Oknum Honorer Disdukcapil Palembang Minta Maaf

Kamis, 16 September 2021 13:24 WIB
Tribun Sumsel
Editor: Tri Hantoro | Video Production: Dimas Wira Putra

TRIBUN-VIDEO.COM - Oknum honorer Disdukcapil Kota Palembang yang terlibat keributan dengan seorang Ketua RT karena persoalan membuat KTP, kini menyampaikan permintaan maaf.

Video permintaan maaf oknum yang tidak menyebutkan namanya itu kemudian beredar luas di sosial media.

Menggunakan seragam putih honorer, petugas tersebut menyampaikan permintaan maafnya di depan kamera.

"Saya petugas kependudukan dan pencatatan sipil Kota Palembang memohon maaf atas terjadinya kegaduhan atau video viral pada tanggal 13 September 2021 di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palembang," ujarnya sebagaimana video yang beredar di sosial media.

Lalu pria tersebut mengatakan keributan yang terjadi dipicu karena adanya miskomunikasi.

"Saya selaku petugas hanya menjelaskan terhadap yang bersangkutan. Ini hanyalah miskomunikasi diantara kami," ucapnya.

Baca: Seusai Viral dan Tuai Kecaman, Bupati Badung Serahkan Owa Siamang ke BKSDA Bali

Kemudian dia berjanji akan lebih baik dalam menjalankan tugasnya.

"Kedepan saya akan melakukan pelayanan lebih baik lagi," tuturnya.

Sebelumnya, viral keributan yang terjadi antara seorang warga dengan oknum petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang.

Keributan itu dialami pemilik akun instagram @amranwie yang selanjutnya menyebarluaskannya ke sosial media, Senin (13/9/2021).

Video berdurasi 12 detik yang beredar, menunjukkan rekaman seorang pemuda petugas honorer Disdukcapil Kota Palembang terlihat begitu emosi.

Pria itu terlihat berdiri dari tempat duduknya lalu berjalan dengan begitu emosi ke arah perekam video.

"Sudah Ngapo, sano. Bukan aku nih nak melawan. Kamu tu lah tuo, aku nih masih mudo. (Sudah kenapa, sana. Bukan saya mau melawan. Kamu itu sudah tua, saya masih muda)," ujar petugas tersebut dalam video yang beredar.

Selanjutnya oknum tersebut terdengar menantang pria yang merekam video tersebut

"Payo kito begoco. (Ayo kita berkelahi)," ucapnya.

Dalam video yang tersebar, perekam video juga terdengar emosi saat kejadian ini terjadi.

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang ditulis diakun tersebut, keributan terjadi lantaran pelayanan yang kurang baik dari petugas disdukcapil kota Palembang.

Baca: Viral Video ABG Mengadang Truk di Cianjur, Lakukan Aksi demi Konten hingga 1 Orang Tewas

"Inilah perilaku yang kurang pantas oknum honor ducapil kota Palembang ketika melayani masyarakat saat membuat ktp lewat online 10 hari saya menanyakan kepada oknum tadi yang marah marah kepada saya, saya selaku ketua RT saya tidak senang kepada oknum tersebut,mohon kepada bapak walikota @harno.joyo dan wakil walikota ibuk @fitriantiagustinda mohon ditindak lanjutin agar tidak ada kejadian lagi seperti ini di dukcapil kota Palembang, sekian terimakasih," tulis akun @amranwie.

Video ini sudah beredar luas di sosial media dan mendapat berbagai reaksi dari netizen.

Banyak yang menyayangkan sikap dari oknum petugas Disdukcapil Kota Palembang tersebut.

Namun banyak pula yang mempertanyakan motif perekam video itu serta alasan penyebab keributan.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Palembang, Dewi Isnaini ketika dikonfirmasi Tribunsumsel.com mengatakan, keributan itu terjadi karena adanya miskomunikasi.

Dia juga meminta maaf atas keributan yang terjadi.

"Ini hanya miss saja. Mohon maaf atas ketidaknyaman ini," katanya saat dihubungi melalui pesan singkat whatsapp.

Selanjutnya Dewi juga berjanji akan memberikan pembinaan kepada seluruh jajaran di Disdukcapil Kota Palembang.

"Dan saya akan memberikan pembinaan terus ke seluruh jajaran Dukcapil," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Pasca Viral, Oknum Honorer Disdukcapil Palembang Terlibat Keributan dengan Ketua RT Minta Maaf

Sumber: Tribun Sumsel
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved