Jumat, 17 April 2026

TRIBUN TRAVEL UPDATE

TRIBUN TRAVEL UPDATE: Grojogan Sewu Tawangmangu Karanganyar Mulai Terima Kunjungan Wisatawan

Selasa, 14 September 2021 19:10 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - KARANGANYAR - Objek wisata Grojogan Sewu mulai melakukan uji coba pembukaan wisata, Sabtu (11/9/2021).

Sebelumnya objek wisata alam itu sempat tutup sementara selama sekitar 2 bulan karena adanya pembatasan kegiatan masyarakat.

Dari pantauan di lokasi, fasilitas protokol kesehatan sudah disediakan oleh pengelola seperti alat cek suhu tubuh dan tempat cuci tangan. Pengelola membuka dua loket masuk untuk mengantisipasi adanya kerumunan saat pengunjung mulai berdatangan.

Staf Bagian Pemasaran, Eko Wiyono menyampaikan, kapasitas kunjungan selama uji coba pembukaan wisata dibatasi sekitar 25 persen. Sebelum pandemi, jumlah kunjungan mencapai 3 ribu hingga 4 ribu orang saat akhir pekan.

Lanjutnya, ada sekitar 500 orang yang mengunjungi Grojogan Sewu pada hari pertama uji coba. Kemudian ada sekitar 1.000 orang pada Minggu (12/9/2021).

Selama uji coba pembukaan objek wisata operasional Grojogan Sewu dibuka pukul 08.00-15.00.

Pengunjung usia 12 tahun ke bawah masih diberikan toleransi memasuki kawasan wisata saat hari pertama uji coba. Mengingat apabila dilihat dari jumlah kunjungan masih terbilang longgar.

"Pembatasan usia sebenarnya usia 12 tahun ke bawah belum boleh masuk, tapi masih ada sedikit toleransi. Kalau sepi oke lah. Kalau sudah berkerumun tidak boleh sama sekali," katanya kepada Tribunjateng.com.

Sementara itu terkait bukti vaksin, pengelola belum menjadikan surat vaksin sebagai syarat memasuki kawasan wisata Grojogan Sewu.

Eko merasa bersyukur karena dapat beraktivitas kembali dan para pedagang di sekitar kawasan Grojogan Sewu dapat berjualan kembali. Begitu juga pemilik kuda tunggangan.

"Yang penting ada kegiatan. Dari kami ada kegiatan dan pedagang ada kegiatan. Kami selaku pengelola sangat bersyukur," ungkapnya.

Pedagang dan pemilik kuda tunggangan merasa senang menyusul sudah dibukanya objek wisata Grojogan Sewu Tawangmangu.

Ditutupnya objek wisata Grojogan Sewu karena adanya pembatasan kegiatan masyarakat turut berdampak besar terhadap mata pencaharian para pedagang dan pemilik kuda tunggangan.

Pedagang di dalam kawasan Grojogan Sewu, Partiyem (54) merasa lega karena objek wisata sudah dibuka kembali setelah sebelumnya sempat tutup selama sekitar dua bulan.

Selama objek wisata tutup, dia lebih banyak beraktivitas di rumah dan bertani. Pariyem telah sekitar 30 tahunan berjualan jajanan di dalam kawasan wisata Grojogan Sewu.

"Senang, sudah buka lagi. Sudah bisa cari nafkah. Kalau tutup kan jenuh di rumah terus," kata warga Desa Nglebak Kecamatan Tawangmangu itu kepada Tribunjateng.com.

Pemilik kuda tunggangan, Tarjo (47) juga merasa bersyukur dapat beraktivitas kembali menyewakan kuda tunggangan kepada para wisatawan di sekitar Grojogan Sewu.

"Sangat bersyukur, walaupun belum banyak (pengunjung), sangat berterimakasih karena bisa mencari rezeki lagi di sini," ucapnya.

Dia menuturkan, aktivitasnya lebih banyak dihabiskan untuk bertani selama objek wisata Grojogan Sewu ditutup sementara sejak awal Juli 2021. Lanjutnya, ada sekitar 130-an pemilik kuda tunggangan yang menggantungkan rezeki dari para wisatawan di kawasan Tawangmangu.

Mereka biasanya mangkal di Bundaran Cicoa atau HI, Sekipan, Blumbang dan sekitar Grojogan Sewu. Meski sudah mulai menerima kunjungan wisatawan, belum semua pemilik kuda mangkal di sekitar pintu masuk Grojogan Sewu. Biasanya ada sekitar 30 orang yang mangkal di pintu masuk Grojogan Sewu.

Ongkos naik kuda tunggangan sekali putaran dengan durasi sekitar 15 menit tarifnya Rp 50 ribu. Lanjut Tarjo, akan tetapi ada juga wisatawan yang nyewa dalam kurun waktu beberapa jam.

"Alhamdulillah hari ini ada, satu, dua orang yang naik," ungkapnya. (*)

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Jateng

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved