Kamis, 9 April 2026

viral

Korban Dugaan Arisan Bodong Datangi Pernikahan Pelaku, Menuntut Pengembalian Uang

Selasa, 14 September 2021 11:33 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - Beberapa korban dugaan arisan bodong di Solo geruduk pernikahan pelaku di Setru, Mojosongo, Minggu (12/9/2021).

Para korban juga membawa karangan bunga, mereka menuntut agar pelaku segera mengembalikan uang mereka.

Selain itu, para korban yang semuanya adalah perempuan memasang karangan bunga yang sudah dikirim pada hari sebelumya.

Tindakan pemasangan karangan bunga itu memicu emosi dari keluarga dan terjadi keributan.

Satu di antara korban ada yang dijambak rambutnya oleh salah satu keluarga pelaku.

Kericuhan terus terjadi hingga mereka diusir keluarga pelaku.

Baca: Korban Lelang & Arisan Online Palsu di Boyolali Lapor ke Polisi, Pelaku Bawa Kabur Uang Rp2,5 Miliar

Para korban mengaku, tertipu oleh pelaku yang yang bermodus lelang arisan daring hingga ratusan juta rupiah.

Satu di antara korban, Bara Nuina, menyampaikan sistem arisan ini merupakan online.

Dia juga sudah kenal dengan pelaku sudah lama.

"Dia menawarkan arisan kepada saya. Arisan saya yang sudah masuk itu sekitar Rp161 juta, sempat dikembalikan Rp14 juta, jadi masih ada sisa sekitar Rp142 juta," ungkapnya.

Dia mengaku, mendatangi pelaku lantaran tidak bisa dihubungi.

Dihubungi melalu telepon maupun chat Whatsapp tidak ada respons.

"Di rumah (saat didatangi-Red) juga tidak ada. Adanya orang tuanya dan juga menutup-nutupi," jelasnya.

Nuina sebenarnya ingin penyelesaian dilakukan secara baik-baik.

Baca: Arisan Bodong Rp 3 M Raib, BTS Jadi Idol Terfavorit hingga Elkan Baggot Digantikan di Timnas

Bahkan, menurutnya, pelaku juga akan berjanji menyelesaikan dengan cara menjual aset-aset yang dimiliki orang tuanya.

"Sampai Agustus (2021, red) tidak ada kejelasan. Padahal ini sudah Sepetember. Makanya, saya denger dia nikah itu syok, makanya langsung dateng ke sini," ungkapnya.

Korban lain, Ananda, mengaku menjadi member pelaku dengan mengikuti arisan dan lelang secara daring dengan uang sebesar Rp25 juta.

Dia menjelaskan, seharusnya pelaku melunasi hutang pada 30 April 2021 lalu dan sudah ada perjanjian pelunasan.

"Dia susah dihubungi, sama belum ada uang masuk dari dia ke saya sampai sekarang," ungkapnya.

Dia mendatangi pernikahan pelaku untuk menagih hutang yang harusnya dibayar.

"Dia belum bisa bayar utang, tapi bisa nikah (resepsi-red). Kalau di sini ada sekitar 6 orang (korban, red)," tandasnya.

sementara itu, dari pihak pelaku maupun keluarga saat dimintai penjelasan tidak ada yang bersedia memberikan. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Geger Geden Lur! Korban Dugaan Arisan Bodong Geruduk Pernikahan Pelaku di Mojosongo Solo

# Solo # arisan bodong

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Dimas Wira Putra
Sumber: Tribun Jateng

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved