Tribunnews Update
Napi Korban Kebakaran Konsumsi Makanan Tak Layak selama di Lapas Kelas 1 Tangerang
TRIBUN-VIDEO.COM - Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9/2021), menyisakan cerita pilu dari narapidana (napi) terkait makanan yang diberikan.
Hal itu diungkapkan oleh pihak keluarga dari seorang korban tewas, Petra Eka (25).
Melalui sang tante, korban membeberkan bahwa makanan yang diterimanya sewaktu di Lapas tidak layak dikonsumsi.
Dikutip dari TribunJakarta.com, tante korban, Angeline (40) mengatakan makanan yang dikonsumsi keponakannya pernah berupa nasi dengan lauk tempe setengah matang.
"Kalau dia gak punya uang makan, ya dia makan makanan lapas yang notabenenya makan tempe setengah matang sama nasi aja," kata Angeline saat ditemui di rumah duka di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (10/9/2021) malam.
Bahkan, Petra sempat mengaku lebih baik menahan rasa lapar daripada harus mengonsumsi makanan lapas.
"Dia sempet bilang, bagusan kakak tahan lapar deh daripada makan gituan. Kucing aja gak mau," terangnya.
Tak hanya Petra, beberapa kawannya di Lapas juga menerima makanan yang sejenis.
Seperti yang dialami Alfian yang juga korban kebakaran.
Alfian pernah diberikan makanan dengan lauk hanya kepala lele.
Bahkan, Alfian tidak doyan makanan yang diberikan pihak Lapas.
Baca: Polisi Segera Tetapkan Tersangka, Setelah Temukan Unsur Kelalaian di Kasus Kebakaran Lapas Tangerang
"Ada keluarga korban namanya Alfian kebakar juga. Dia cerita makan cuma pakai kepala lele. Masa makan cuma pakai kepala lele doang? Kadang-kadang dia nggak bisa makan karena ingat Alfian nggak bisa makan. Kesejahteraan dalam makan aja seperti itu, gak layak," ungkap Angeline.
Selain itu, ibu Petra, Evi Nilasari (48) menegaskan hal yang sama, teman Petra juga bercerita makanan yang dikonsumsi hanya dengan lauk kepala ikan lele bahkan sampai menangis setiap hari.
"Temannya itu juga cerita makan setiap hari pakai kepala lele. Setiap hari dia nangis. Saya enggak bohong," ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, Lapas Kelas 1 Tangerang terbakar pada Rabu (8/9/2021) pukul 01:50 WIB.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti menjelaskan kebakaran bermula di blok C Lapas Kelas I Tangerang.
Dalam kebakaran tersebut menewaskan sebanyak 44 narapidana dan delapan orang lainnya menderita luka bakar.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menaikkan kasus kebakaran Lapas Kelas I tersebut ke tingkat penyidikan.
"Iya (kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang) kami naikkan ke tingkat penyidikan," jelas Yusri.
Dugaan sementara lapas terbakar akibat korsleting listrik.(Tribun-video.com/ Bima Maulana)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang Sempat Mengeluh Makanan di Penjara: Lebih Bagus Tahan Lapar
# TRIBUNNEWS UPDATE # Tangerang # narapidana
Sumber: TribunJakarta
Tribunnews Update
Sinyal Perang Darat Lawan Iran, Kapal Serbu Amfibi AS yang Bawa 3.500 Marinir Tiba di Timur Tengah
Minggu, 29 Maret 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Perang AS-Iran: Rusia Peringati Trump soal Perang Nuklir, Belasan Armada AS Dibasmi IRGC
Minggu, 29 Maret 2026
Tribunnews Update
8 Lapis Pasukan Iran Bersiaga Hadapi Invasi Darat AS, Elit Tempur dengan Persenjataan Rahasia
Minggu, 29 Maret 2026
Tribunnews Update
Alarm Perang Nuklir dari Rusia! Negara Teluk yang Digempur Iran Cari Payung Nuklir atas Ulah AS
Minggu, 29 Maret 2026
Tribunnews Update
AS Gempur Kapal Angkatan Laut Iran! Dibalas Kontan Teheran Lewat Serangan ke Kuwait, 6 Kapal Dibom
Minggu, 29 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.